- Senin, 19 September 2022
Program Pro Masyarakat Dijalankan, Tingkat Ekonomi Naik
Bukittinggi (Minangsatu) - Tingkat ekonomi masyarakat Bukittinggi dalam lima tahun terakhir cendrung meningkat. Bahkan terhitung sampai Mei 2022, uang simpanan masyarakat di Bukittinggi mencapai Rp 5,36 Triliyun.
Data tersebut dirilis dari statistik ekonomi keuangan daerah Sumatra Barat, Bank Indonesia. Dimana, terdata, uang simpanan masyarakat di Bukittinggi pada tahun 2017 sebesar Rp 4,07 Triliun. Tahun 2018 meningkat menjadi Rp 4,35 Triliun. Tahun 2019 kembali meningkat menjadi Rp 4,62 Triliun. Tahun 2020 naik lagi menjadi Rp 4,63 Triliun dan tahun 2021 naik menjadi 4,87 Triliun.
“Sedangkan kenaikan yang cukup signifikan terjadi pada tahun 2022, terhitung hingga bulan Mei 2022, uang simpanan masyarakat di Bukittinggi mencapai 5,36 Triliun,” ujar Ahda, Kabag Perekenomian Setdako Bukittinggi.
Selain itu, untuk jumlah aktiva Bank dan BPR di Bukittinggi, juga mengalami kenaikan sejak lima tahun terakhir. Dimana pada tahun 2017, tercatat di angka Rp 5,44 Triliun, tahun 2018 naik ke angka Rp 5,88 Triliun. Tahun 2019 naik lagi menjadi Rp 6,24 Triliun, naik lagi di tahun 2020 pada angka Rp 6,56 Triliun dan tahun 2021 naik lagi ke angka Rp 7,14 Triliun.
“Peningkatan yang signifikan juga terjadi tahun 2022 ini. Dimana hingga bulan Mei, jumlah aktiva Bank dan BPR di Bukittinggi, mencapai angka Rp 7,68 Triliun,” jelasnya.
Terpisah, Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan kebanggaannya pada masyarakat Kota Bukittinggi. Dimana, pasca pandemi covid-19, tingkat ekonomi masyarakat secara perlahan kembali membaik.
Bahkan, data yang tercatat pada statistik ekonomi keuangan daerah Sumatra Barat, Bank Indonesia, menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan pada beberapa bulan terakhir.
“Alhamdulillah dari data yang ada, dapat dilihat terjadi peningkatan ekonomi masyarakat Kota Bukittinggi. Kita di pemerintah kota, akan terus berupaya menyusun program yang mengarah pada peningkatan ekonomi masyarakat. Kita memang kurangi kegiatan pembangunan fisik, karena lebih fokus pada program yang mengurangi beban masyarakat langsung,” ungkap Wako.
“Intinya bagaimana program prioritas kita arahkan pada peningkatan ekonomi masyarakat,” tutupnya tegas.(*)
Editor : Benk123
Tag :#bukittinggi
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GUBERNUR MAHYELDI : WIRAUSAHA MUDA ADALAH KUNCI PERUBAHAN SOSIAL DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI BANGSA
-
BIRO PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMPROV SUMBAR BERKOLABORASI DENGAN KABUPATEN DAN KOTA SE-SUMBAR GELAR LIVE TESTING E-KATALOG VERSI 6 TERINTEGRASI DENGAN SISTEM BANK NAGARI
-
LIBUR LEBARAN, STASIUN LAMBUANG JADI INCARAN, PEDAGANG BERPARTISIPASI JAGA KEBERSIHAN
-
POLRESTA BUKITTINGGI GELAR APEL PERSONIL AWALI BIMTEK PAM TPS
-
WALIKOTA BUKITTINGGI ERMAN SAFARĀ HADIRI RUPS PT. BANK SYARIAH JAM GADANG TAHUN 2023
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI