HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN TANAH DATAR

  • Kamis, 19 Januari 2023

Petani X Koto Menjerit, Harga Sayur Mayur Turun, Harga Pupuk Naik Dan Langka

St Pangeran bersama keluarga saat lakukan panen cabe diladangnya, jorong Koto Tuo, Kec. X Koto, Nagari Panyalaian, Kab. Tanah Datar, Kamis (19/1/2023) pagi. (asril dt pangulu batuah)
St Pangeran bersama keluarga saat lakukan panen cabe diladangnya, jorong Koto Tuo, Kec. X Koto, Nagari Panyalaian, Kab. Tanah Datar, Kamis (19/1/2023) pagi. (asril dt pangulu batuah)

Tn. Datar (Minangsatu) - Beberapa waktu belakangan, harga jual sayur mayur seperti cabe dan sawi mengalami penurunan cukup drastis. 

Disisi lain, harga pestisida seperti pupuk Urea, Poska dan beberapa pestisida lainnya mengalami kenaikan. Misal, pupuk Urea Putih dari harga Rp 5000/ kg naik jadi Rp 12 ribu/kg.

Hal tersebut diungkapkan St Pangeran, 47, salah seorang petani di Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Kamis (19/1/2023) pagi, disela sela kegiatannya memanen cabe diladangnya. 

"Memang, untuk saat ini harga jual hasil pertanian jauh turun, sedang harga harga pestisida umumnya mengalami kenaikan cukup tajam," keluh Pangeran yang bersiap bawa hasil ladang ke Pasar Sayur Padang Luar, Kabupaten Agam

Selain itu, tambahnya, kondisi ini turut diperparah akan kelangkaan pupuk Poska di kios-kios pupuk. Poska, itu sangat dibutuhkan petani. 

"Dalam hal ini, kita tentu berharap bagaimana Pemkab Tanah Datar melalui OPD terkait bisa membaca situasi sulit dialami para petani beberapa waktu belakangan ini," pinta Pangeran. (*)


Wartawan : Asril Dt Pangulu Batuah
Editor : Siska Afriani

Tag :#petani, #xkoto, #tanahdatar, #pupukmahal

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com