HOME BIROKRASI NASIONAL

  • Jumat, 1 Agustus 2025

Peningkatan Pendapatan Dorong PLN Masuk Fortune Global 500

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo saat mendampingi petugas melakukan monitoring sistem kelistrikan secara digital. Inisiatif ini merupakan bagian dari transformasi _end-to-end_ yang dijalankan PLN dan terus memberikan dampak signifikan serta berkelanj
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo saat mendampingi petugas melakukan monitoring sistem kelistrikan secara digital. Inisiatif ini merupakan bagian dari transformasi _end-to-end_ yang dijalankan PLN dan terus memberikan dampak signifikan serta berkelanj

Jakarta, (minangsatu) – PT PLN (Persero) mencatat tonggak sejarah baru dengan menembus daftar Fortune Global 500 tahun 2025, menempati posisi ke-469 dunia. Prestasi ini didorong oleh pendapatan perusahaan yang mencapai Rp545,4 triliun sepanjang 2024, meningkat 11,9% dari tahun sebelumnya. PLN menjadi satu-satunya perusahaan utilitas asal Indonesia yang masuk dalam jajaran perusahaan terbesar dunia berdasarkan pendapatan.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari strategi transformasi yang konsisten serta daya tahan perusahaan dalam menghadapi dinamika global.

“Masuknya PLN dalam Fortune Global 500 menunjukkan keberhasilan strategi transformasi kami. Ini bukan hanya pengakuan atas skala bisnis, tetapi juga atas daya saing dan ketahanan kami dalam menghadapi tantangan global,” ungkap Darmawan.

Ia menjelaskan, peningkatan pendapatan terutama disumbang oleh penjualan listrik yang mencapai 306,22 TWh selama 2024, tumbuh 6,17% dibandingkan 2023. Dari total penjualan tersebut, PLN mencatat pendapatan sebesar Rp353,17 triliun. Konsumsi listrik terbesar berasal dari sektor rumah tangga (43%), diikuti industri (30%), bisnis (19%), dan sektor lainnya (8%).

Konsumsi listrik rumah tangga tumbuh 6,62% menjadi 130,43 TWh, sementara sektor industri naik 4,17% menjadi 92,28 TWh.

Darmawan juga menekankan pentingnya peran pemerintah dan masyarakat dalam mendukung kemajuan PLN. “Iklim investasi dan kebijakan energi yang kondusif dari pemerintah, serta kepercayaan publik, menjadi fondasi penting keberhasilan ini,” jelasnya.

PLN turut mencatat peningkatan kesehatan keuangan melalui efisiensi biaya dan penguatan portofolio bisnis. Debt to Equity Ratio (DER) turun menjadi 38,02%, dan Consolidated Interest Coverage Ratio (CICR) naik menjadi 3,71 kali pada 2024.

Salah satu terobosan finansial PLN adalah penerapan Cash War Room (CWR), yang mengintegrasikan pengelolaan kas, likuiditas, utang, dan aset secara digital. Selain itu, inisiatif seperti spend control tower, centralized payment, dan centralized planning membantu meningkatkan transparansi dan efisiensi keuangan perusahaan.

Dengan sistem pembayaran terpusat, PLN dapat mempercepat pembayaran sebelum jatuh tempo, memperkuat kesehatan keuangan dan daya saingnya.

Dari sisi aset, PLN mencatat total sebesar Rp1.772,4 triliun hingga akhir 2024, naik 6,09% dibanding tahun sebelumnya—menunjukkan kepercayaan investor yang terus tumbuh terhadap masa depan PLN.

Menutup pernyataannya, Darmawan menegaskan bahwa PLN akan terus berinovasi dan mendorong digitalisasi demi memperkuat keandalan sistem kelistrikan nasional dan mewujudkan ekosistem energi yang berkelanjutan.

“Kami terus bertransformasi, memperluas kolaborasi global, dan membangun ekosistem energi hijau agar PLN mampu memimpin transisi energi nasional dan bersaing di level internasional,” pungkasnya.


Wartawan : Rilis
Editor : boing

Tag :#PLN #UIDSUMBAR #MINANGSATU #MINANG

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com