HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG
- Kamis, 11 Februari 2021
Pemko Padang Launching Kapal Pengumpul Sampah Dan Pasangi Stiker Peduli Sungai
Padang (Minangsatu) - Pemko Padang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) didukung OPD terkait serta pihak pemerintah Kecamatan di Padang Selatan melaunching sebuah kapal pengumpul sampah yang merupakan dukungan dari program CsR Bank Nagari Sumatera Barat (Sumbar). Kegiatan tersebut dipusatkan di Bundaran Pabayan RW 4 Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Rabu pagi (10/2).
Di sela-sela kegiatan, Wawako Hendri Septa mengatakan, "Kapal tersebut alhamdulillah telah kita terima dan langsung kita uji cobakan. Semoga saja berguna menjaga kebersihan dan keindahan sungai-sungai di Kota Padang. Salah satunya Sungai Batang Arau ini,".
"Alhamdulillah kita juga mendapat respon yang baik dari masyarakat khususnya di sekitaran pinggiran Sungai Batang Arau ini. Kita tidak boleh mencemari sungai seperti membuang sampah ke sana. Sebab, kalau sungai kotor, penuh dengan sampah dan limbah tentu tidak baik bagi kesehatan kita juga," lanjut Wawako.
Selain melaunching kapal pengumpul sampah, juga dilakukan pemasangan stiker yang bertuliskan 'Kami warga peduli sungai' atau” Larangan membuang sampah ke sungai”.
Hendri menyatakan,"Stiker tersebut telah kita pasang ke rumah-rumah warga di sini. Hal ini merupakan upaya kita untuk mengajak semua masyarakat sekaligus memberikan contoh kepada generasi muda agar senantiasa menjaga lingkungan termasuk sungai . Untuk itu atas nama Pemerintah Kota Padang kita mengucapkan terima kasih banyak dan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini," ujarnya.
"Insya Allah, kita pun juga punya niat bagaimana ke depan khususnya di Sungai Batang Arau ini agar menjadi sungai yang sangat bersih dan jernih. Sehingga sungai tersebut bisa menjadi ikon wisata kebanggaan Kota Padang. Alhamdulillah, untuk pengembangan Sungai Batang Arau ini kita pun telah mendapat dukungan dari negara Jerman, yang mana akan dihadirkannya seorang tenaga ahli (hydrologist) yang akan mentransferkan ilmunya dalam pengelolaan Sungai Batang Arau ke depan. Semoga Sungai Batang Arau akan menjadi sungai yang ikonik dan menjadi kawasan wisata sungai unggulan di Kota Padang nantinya," ungkap Wawako Padang itu mengakhiri.
Disisi lain Kepala DLH Kota Padang Mairizon mengatakan,” Maksud dan tujuan kegiatan kali ini adalah untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah. Selain itu diharapkan semakin meningkatnya sinergi dari semua pihak dalam mendukung pengelolaan sampah. Dan juga terwujudnya perilaku masyarakat Kota Padang yang peduli sungai dari hulu sampai hilir ".
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Komandan Lantamal II Padang, Laksamana Pertama TNI Hargianto, para pimpinan OPD terkait, Camat Padang Selatan Teddy Antonius, pihak Bank Nagari Sumbar dan unsur terkait lainnya.
Pemko Padang juga didukung oleh beberapa pihak, diantaranya seperti Lantamal II Padang, Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Kota Padang, serta elemen terkait, beberapa organisasi kemasyarakatan (ormas) dan tokoh masyarakat setempat.*
Editor : Benk123
Tag :#padang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
AYO BURUAN! SEMEN PADANG GELAR MUDIK GRATIS MENTAWAI–PADANG–MENTAWAI UNTUK 700 KUOTA
-
GUBERNUR MAHYELDI SERAHKAN BANTUAN BEDAH RUMAH UNTUK WARGA KOTO TANGAH, PADANG
-
SINERGI PENYALAAN SERENTAK LUTD, PT PLN (PERSERO) UID SUMATERA BARAT BERBAGI CAHAYA DI BULAN RAMADHAN BERSAMA KAJATI SUMATERA BARAT
-
PWRI SUMBAR SERAHKAN BANTUAN UNTUK KORBAN BANJIR BANDANG DI KOTA PADANG
-
M. DIEN DITETAPKAN AKLAMASI JADI KETUA PII SUMBAR, NANUK: INSINYUR SANGAT STRATEGIS MERANCANG SOLUSI PEMBANGUNAN
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL