HOME EKONOMI KOTA PADANG PANJANG
- Minggu, 26 September 2021
Nur Idris : Bancah Laweh Buka Peluang Usaha Ekonomi Kecil
Pd. Panjang (Minangsatu) - Kawasan gelanggang Bancah Laweh Kota Padang Panjang di hari libur Sabtu-Minggu, kini telah menjadi pusat berkumpul keluarga untuk aktifitas olahraga ringan. Yang datang kesana, tidak hanya warga Padang Panjang. Termasuk warga interland Batipuh dan X Koto.
Kata M. Nur Idris, salah seorang warga Padang Panjang, kondisi di hari libur telah mampu membuka peluang bagi penggerak usaha makanan kecil dan minuman.
"Misal, seperti pedagang longong, katupek gulai, bakwan dan karupuak kuah. Sekarang, seperti ada mahnit ekonomi bagi usaha kecil harus jadi perhatian serius pihak pihak terkait," ucap Nur Idris yang kerap berpenampilan flamboyan ini.
Sebagai pencinta dan penyuka makanan tradisi ini, tidak jarang tokoh PAN ini menposting produk usaha rakyak badarai ini di FB-nya. Kita ingin makanan tradisi kembali booming sebagai makanan sehat tanpa terkontaminasi bahan pengawet, tukuk tokoh masyarakat Padang Panjang berjiwa sosial ini.
Hal senada turut disampaikan Firmansyah, warga X Koto. Kata Firman, setiap libur Sabtu-Minggu ia memboyong keluarganya untuk olahraga ringan di Bancah Laweh sekaligus mencicipi aneka makanan tradisi dijual disana.
"Bagi saya, Bancah Laweh merupakan objek wisata sehat murah meriah," tutur Firman.*
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BANTU WARGA DAPATKAN BAHAN POKOK TERJANGKAU, PEMKO GELAR OPETASI PASAR MURAH
-
TP-PKK PADANG PANJANG BERBAGI TAKJIL, DI BELI KE PEDAGANG KULINER LOKAL
-
PASAR PUSAT PADANG PANJANG, SEJUMLAH KOMODITAS TURUN HARGA
-
HARGA CABAI HIJAU, MERAH, DAN RAWIT TURUN SERENTAK
-
PEDAGANG LOS A PASAR PUSAT MINTA WAKO SIDAK KONDISI PASAR YANG SEPI PEMBELI
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL