- Jumat, 14 April 2023
Nadiya Nafia Ingin Jadi Psikolog, Kisah Inspiratif Untuk Generasimuda
Semarang (Minangsatu) – Nadiya Nafia, gadis kelahiran Kota Semarang pada bulan Mei 2005 memiliki cita-cita menjadi seorang psikolog. Keinginannya tersebut muncul sejak kelas IX SMP, ia berharap nanti bisa diterima di Jurusan Psikologi Universitas Diponegoro. Untuk menggapai cita-citanya tersebut, Nadiya Nafia kini setiap hari mengikuti kursus agar lulus Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) yang tidak lama lagi diikutinya, seperti disampaikan Nadiya Nafia saat diwawancarai pada Jumat (14/4/2023).
“Saya ingin meneruskan pendidikan tinggi ke Jurusan Psikologi Universitas Diponegoro (Undip). Kayaknya ilmu tersebut sangatlah menarik serta bisa mengetahui kepribadian dan perilaku seseorang. Keinginan ini muncul karena saya seringkali mendengarkan curhatan teman,” kata Nadiya Nafia.
Nadiya Nafia, nama yang memiliki arti awal sesuatu yang bermanfaat. Ia mengaku keinginannya untuk menjadi seorang psikolog mendapat dukungan penuh dari kedua orang tuanya.
"Kedua orang tua sangat mendukung saya ambil jurusan Psikologi," kata Nadiya Nafia.
Awal ketertarikan Nadiya Nafia pada Psikologi juga dipicu saat diwawancarai oleh seorang psikolog. Ia berpikir psikolog itu keren, karena bisa menyelesaikan masalah. Psikotes yang disampaikan psikolog tersebut sangat menarik. Sejak saat itu, ia beranggapan menjadi psikolog itu keren.
"Harapan saya, bisa diterima di Universitas Diponegoro. Namun bila nantinya tidak diterima, saya tidak akan berpatah arang. Saya akan tetap memilih ambil jurusan Psikologi di perguruan tinggi swasta, lebih tepatnya di Unika Soegijapranata," kata Nadiya Nafia.
Nadiya Nafia mengungkapkan dirinya lebih memilih melanjutkan perguruan tingginya di Kota Semarang. Selain bisa dekat sama orang tuanya, ia juga beranggapan perguruan tinggi di kota tersebut kualitasnya tidak kalah dibandingkan dengan kampus kota-kota besar lainnya.
Saat ini Nadiya Nafia tercatat sebagai siswi kelas XII SMA Hidayatullah. Anak pertama dari empat bersaudara tersebut selain bercita-cita menjadi seorang psikolog juga sangat menyukai musik.
"Saya sangat menyukai musik, dan saat ini sedang mendalami bermain drum. Di rumah kan ada set drum, jadi saya minta ayah kasih saya les privat nge-drum. Kini saya sudah bisa memainkan drum lagu 'Yellow'-nya Coldplay sama Maroon 5," kata Nadiya Nafia.
Nadiya Nafia sama seperti kebanyakan ABG lainnya, periang, ia sangat menikmati masa remajanya. Ia pun sangat menikmati jalan-jalan bersama temannya.
"Kalau jalan-jalan paling berkesan, saat saya ke Mandalika bersama teman-teman. Di sana, pantainya sangat sepi namun indah. Saat ke Mandalika itu sama teman-teman sekolah, jadi sangat berkesan," kata Nadiya Nafia.
Nadiya Nafia berharap dirinya bisa masuk Psikologi, dengan begitu ia bisa merengkuh asanya lebih jauh lagi. Ia mengaku sangat terinspirasi dengan sosok ayahnya, sehingga dirinya ingin meneruskan jejak ayahnya bekerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Ayah sangat menginspirasi saya. Saya memiliki keinginan, bila sudah lulus perguruan tinggi nanti bisa bergabung dengan salah satu BUMN," kata Nadiya Nafia.
Editor : Fadli
Tag :nadiya nafia,psikolog,kiisah inspiratif,semarang,
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
MENGUPAS AKAL SEHAT DI BALIK FILOSOFI ARSITEKTUR RUMAH GADANG
-
BRIN DUKUNG KULIAH LAPANGAN MAHASISWA STKIP ABDI PENDIDIKAN PAYAKUMBUH DI CANDI KEDATON JAMBI
-
KKP RAMPUNGKAN 65 KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH TAHAP I, SATGAS DIKERAHKAN PERCEPAT OPERASIONAL
-
VANYA WIJAYA AJAK GENERASI MUDA IKUT LOMBA NYANYI TINGKAT NASIONAL “JIWANTARA KANJURUHAN 2026 SEASON I”
-
JAGA DESA TERINTEGRASI SISKEUDES, KEJAKSAAN PERKUAT PENGAWASAN DANA DESA SECARA REAL TIME
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG