HOME AGAMA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Selasa, 9 Juni 2020
MUI Sumbar Terbitkan Tuntunan Pola Hidup Normal Pasca PSBB
Padang (Minangsatu) - Sehubungan dengan pelaksanaan Tata Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 (TNBPAC) di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar terbitkan tuntunan berupa bayan dan taushiyyah tentang pola hidup islam pasca PSBB, Selasa (9/6).
Adapun bayan (penjelasan) yang disampaikan terkait dengan perwujudan kehidupan yang berpedoman kepada pola hidup islami dan gaya hidup islami. Terlebih, pola hidup demikian sejalan dengan kearifan lokal masyarakat Minangkabau yang berpegang kepada prinsip syara' mangato, adaik mamakai.
Di samping itu, dipaparkan bahwa sistem jaga jarak yang tengah dilakukan saat ini hanya berlaku selama masa pandemi Covid-19. Apabila status kedaruratan sudah hilang dan kondisi sudah normal kembali, umat islam harus melaksanakan hal-hal yang ideal dan semestinya sesuai dengan tuntunan agama seperti semula.
MUI Sumbar yang diketuai oleh Buya Gusrizal Gazamal ini juga memperingatkan pemerintah pusat sampai daerah untuk memperkuat kemampuan penanganan penderita Covid-19 dan penanggulangan dampaknya. Mengingat pelonggaran protokoler penanganan Covid-19 ketika penularan masih tergolong tinggi tanpa mempertimbangkan kemampuan penanganannya, bisa mengarah kepada herd immunity yang tidak sesuai dengan ajaran islam.
Selanjutnya, pemerintah diminta untuk menghentikan kemaksiatan dalam berbagai bidang kehidupan karena menjadi salah satu penyebab datangnya bencana.
Selaras, taushiyyah yang disampaikan melalui surat nomor 002/MUI-SB/VI/2020 menyangkut berbagai bidang. Termasuk di dalamnya masalah ibadah, masalah sosial, masalah kesehatan, masalah ekonomi, masalah pendidikan, masalah keamanan, dan masalah politik.
Editor : sc.astra
Tag :#MUISumbar #tuntunanPolaHidupNormal #pascaPSBB
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
TABLIGH AKBAR POLDA SUMBAR: MENGGETARKAN HATI, 1.000 ANAK YATIM DAN DHUAFA JADI TAMU ISTIMEWA
-
PENGURUS LPTQ SUMBAR 2025–2029 RESMI DILANTIK, VASKO RUSEIMY DIAMANAHI SEBAGAI KETUA UMUM
-
PEMPROV SUMBAR GELAR TARHIB RAMADHAN DAN LUNCURKAN PESANTREN RAMADHAN 1447 H
-
MAHYELDI TEGASKAN PERAN STRATEGIS FK KBIHU DALAM PEMBINAAN JEMAAH HAJI DAN UMRAH
-
GUBERNUR MAHYELDI TEKANKAN KEIKHLASAN DAN EMPATI PETUGAS, PADA DIKLAT PPIH EMBARKASI SUMBAR
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL