- Selasa, 21 April 2020
Menzeel, Juara Nasyid Asia Tenggara Rilis Singel Perdana 'Ramadhan Mulia'
Banda Aceh (Minangsatu) - Ramadhan 1441 H menjadi saat spesial bagi Menzeel, grup vokal asal Kota Banda Aceh, karena jadi momen kehadiran mereka di belantika musik Indonesia, lewat singel perdana berjudul Ramadhan Mulia yang dirilis pada hari Selasa, 21 April 2020 di platform IslamicTunes. Menzeel merupakan peraih juara ke empat lomba nasyid tingkat Asia Tenggara, DAI Voice Asean 2019 yang digelar di Kota Pattani, Thailand.
Hafidz, salah seorang personal Menzeel saat kami wawancarai melalui akun Whatsapp-nya, Selasa (21/4/2020), mengatakan, "Menzeel memiliki empat personal. Saya di suara tiga, Huda di suara satu, Miraj di suara dua, dan Alwy di suara satu. Lagu Ramadhan Mulia merupakan singel perdana bagi kami, sekaligus singel spesial yang kami persembahkan di bulan Ramadhan.”
"Lagu Ramadhan Mulia saya buat dari lirik yang ditulis oleh Huda, terinspirasi dari keinginan kami untuk mempersembahkan sebuah lagu spesial dalam menyambut Ramadhan. Lagu ini bercerita tentang rasa kegembiraan atas kedatangan bulan Ramadhan dan selaku umat islam kita harus bersyukur atas nikmat yang Allah SWT berikan, sehingga dapat berjumpa dengan bulan Ramadhan, serta dapat merasakan indahnya Ramadhan,” kata Hafizh.
Hafizh juga mengatakan, “Pesan yang ingin kami sampaikan dari lagu ini, kita selaku umat muslim agar dapat mempersiapkan diri dalam menyambut bulan suci Ramadhan, dengan penuh kegembiraan. Meskipun dalam kondisi pandemi saat ini, kita harus tetap tenang, tetap healthy, safety, serta berdoa kepada Allah SWT, semoga segera dijauhkan dari wabah COVID-19.”
Seperti yang juga dikatakan Hafizh, Menzeel berdiri sejak tahun 2016, dibentuk oleh beberapa senior munsyid di Banda Aceh, dengan tujuan sebagai pengkaderisasian nasyid. Saat itu kami masih menggunakan nama Hijrah Nasheed hingga tahun 2019. Tepat bulan Februari 2019 kami resmi berganti nama menjadi Menzeel. Nama menzeel mempunyai makna dari 2 bahasa, Arab dan Turki. Dalam bahasa Arab, artinya tempat atau persinggahan, manzilun. Sedangkan dalam bahasa Turki, kata menzeel bermakna jarak atau jangkauan, menzel.
“Dari dua kata itu, kami memaknai menzeel adalah sebuah tempat bagi kami untuk memperkenalkan dan mengembangkan nasyid agar dapat tersyiarkan secara lebih luas, khususnya para milenial muslim,” kata Hafizh.
Editor : sc.astra
Tag :#menzeel #ramadhanmulia #nasyid
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
FAKULTAS HUKUM UNAND: ONE SHOOT VICTORY DALAM KOMPETISI BERGENGSI DI UNIVERSITAS LAMPUNG
-
KEPALA BNPT KOMJEN POL EDDY HARTONO LANTIK PENGURUS FKPT SUMBAR PERIODE 2025-2027
-
PUNCAK HPN 2025 BANJAR BARU, FADLI ZON: PERS BUKAN HANYA MENGABARKAN TAPI MENGAWAL KEBIJAKAN
-
PEMPROV SUMBAR TERIMA PENGHARGAAN DARI BKN DENGAN PREDIKAT SANGAT BAIK SISTEM MERIT MAAJEMEN ASN 2024
-
PEMPROV SUMBAR RAIH DUA PENGHARGAAN PRESTISIUS DARI KEMENDAGRI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN
-
TABUAH: INGATAN SILUNGKANG
-
PELANTIKAN PWI & IKWI SUMBAR: LANGKAH MAJU, HARAPAN BARU, SEJARAH BARU
-
MAHASISWA KKN UNAND 2026 GELAR PENYULUHAN DAN PRAKTIK PEMBUATAN UMMB SEBAGAI SUPLEMENT TERNAK RUMINANSIA DI NAGARI LABUH, KECAMATAN LIMA KAUM, TANAH DATAR