HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN DHARMASRAYA
- Sabtu, 24 Februari 2024
Menyigi Perjalanan Dinas Kominfo Dharmasraya Bersama Wartawan Mengikuti HPN & HUT PWI Ke-78 Jakarta - Part 1 (Satu)
Oleh : Syaiful Hanif (Wartawan Madya)
Dharmasraya (Minangsatu) - Sabtu (17/2/24) Mentari pagi mulai merangkak naik dari ufuk timur. Memancarkan sinar keemasan. Burungpun ikut berkicau riang. Para petani juga senang. Melangkah gontai menuju sawah. Penggembala melepaskan ternak. Tidak satupun aktivitas terhalang. Semuanya terlihat lancar dan menyenangkan.
Dari kejauhan, didepan kantor Bupati Kabupaten Dharmasraya. Tampak berdiri dua unit bus pariwisata sedang menunggu penumpang. Lebih dekat lagi terlihat sosok lelaki gagah perkasa sedang sibuk mengatur penumpang. Ternyata, Ia adalah Rovanly Abdams sosok Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Dharmasraya.
"Bus nomor Satu untuk para wartawan ya? , dan bus nomor Dua untuk para pendamping dari dinas, " Begitulah penggalan kata keluar dari mulut sosok kepala dinas bersahaja itu.
Seluruh penumpang menaiki bus. Tidak satupun yang tertinggal. Sopir pun memutar setir, sembari menginjak pedal gas meninggalkan ranah cati nan tigo, menuju tanah jawa.
Dalam rombongan tersebut, sebanyak 34 orang wartawan di berangkatkan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya. Dalam rangka mengikuti Hari Pers Nasional (HPN) dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) jatuh setiap tanggal 9 Februari.
Adapun rangkaian kegiatan peringatan HPN & HUT ke-78 PWI kali ini, telah dimulai sejak tanggal 6 Februari 2024 lalu. Pusat kegiatan berlangsung di lokasi wisata putri duyung taman impian jaya ancol Jakarta..Sedangkan untuk hari puncak peringatan, telah disepakati panitia dilaksanakan pada tanggal 20 Februari 2024. Hal ini, dikarenakan menghormati proses pelaksanaan rangkaian kegiatan pesta demokrasi pemilihan umum (Pemilu).
Sepanjang perjalanan menuju tanah Jawa, sosok Kepala Dinas Kominfo Rovanly Abdams, bersama Kasi Komunikasi Publik, Amrizal, selalu berada bersama mobil wartawan. Tidak setapak pun, mereka tinggalkan. Bahkan mereka tidak canggung bercanda gurau bersama wartawan. Keakraban dan kebersamaan selalu terjaga.
Kehebohan dan kucikak para kuli ketik itu, tidak membuat pejabat utama Kominfo itu terganggu. Bahkan Ia tampak menikmati, dan mengikuti irama candaan dan perangai wartawan selama di perjalanan. Setiap singgah di tempat peristirahatan. Semua Handphone keluar, selfie sana, foto sini. Ada pula yang melakukan siaran langsung di media sosial.
Terlebih ketika sampai di pelabuhan Bakauheni, ketika hendak menyeberang ke tanah Jawa melalui pelabuhan Merak. Semua Wartawan tampak sok mantap. Seakan dunia milik mereka, yang lain hanya menumpang saja. Jepret sana, bidik sini. Semuanya di foto, tidak peduli memori HP penuh, yang penting masuk lensa.
Saat berada di atas kapal, Angin laut berhembus dengan kencang. Menembus celah-celah lobang. Membuat rambut wartawan dan Kadis Kominfo Dharmasraya sibak ke belakang. Pandangan menerawang jauh kedepan. Hanya tampak laut sekeliling, seakan ingin lekas sampai di pelabuhan Merak. Debar jantung semakin cepat, angin juga semakin kencang, ombak laut menghempas dinding kapal. Seakan ingin membobolnya.
Bagai mana cerita selanjutnya, mari kita ikuti part berikutnya,...
Editor : Benk123
Tag :#dharmasraya
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KAPOLRES DHARMASRAYA SAMBUT HANGAT KEDATANGAN PERDANA BUS GRATIS PULANG BASAMO 2026
-
WAKILI KAPOLDA SUMBAR, KAPOLRES DHARMASRAYA SAMBUT KLOTER PERTAMA PERANTAU PULANG BASAMO TAHUN 2026
-
DISAAT PERSONIL POLRES DHARMASRAYA TURUN KE JALAN, 200 PAKET TAKJIL DIBAGIKAN KEPADA WARGA
-
ANGGOTA DPRRI ANDRE ROSIADE SERAHKAN SATU UNIT AMBULANCE DAN 5.000 PAKET SEMBAKO UNTUK WARGA DHARMASRAYA
-
HEBAT! POLRES DHARMASRAYA GELAR BUKA BERSAMA DENGAN WARTAWAN DIAWAL BULAN PUASA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL