HOME PENDIDIKAN KOTA BUKITINGGI
- Senin, 3 Agustus 2026
Membanggakan, Habibi Rabbani, Murid SMPN 1 Bukittinggi Raih Medali Di Kejuaraan Robotik Internasional Malaysia
Bukittinggi (Minangsatu) - Prestasi membanggakan ditorehkan pelajar Kota Bukittinggi di tingkat internasional.
Murid SMP Negeri 1 Bukittinggi, Muhammad Habibi Rabbani, berhasil meraih medali perunggu pada ajang International Islamic University Malaysia Robotic Competition (IIUMRC) 2026 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 24–26 Juli 2026 lalu.
Selain Indonesia, kompetisi robotik internasional tersebut diikuti peserta dari berbagai negara, di antaranya Jepang, China, Iran, dan Malaysia. Para peserta bersaing dalam lima kategori perlombaan, yakni Creative Innovation, Soccer Robot, Autonomous Sumo, Manual Sumo, dan Time Rush.
Dalam ajang tersebut, Habibi mencatatkan sejumlah prestasi. Ia meraih Bronze Secondary Creative, berhasil menjadi 2nd Runner Up Maze Solving atau juara ketiga pada kategori tersebut, serta memperoleh Excellent Award pada kategori Soccer Robot.
Ditemui di kediamanya, Senin (03/08/2026), Habibi mengaku bersyukur dapat membawa pulang prestasi dari kompetisi internasional yang mempertemukan peserta dari berbagai negara.
"Saya senang sekali bisa berkompetisi di ajang International Islamic University Malaysia Robotic Competition 2026 karena bisa meraih juara tiga. Keunggulan robot yang saya buat lebih sensitif. Kendala yang paling terasa ada dari segi bahasa," ujarnya.
Ia menjelaskan persiapan menuju kompetisi dilakukan selama kurang lebih satu bulan. Selama mengikuti kejuaraan, pengalaman paling berkesan baginya adalah dapat bertemu dengan peserta dari berbagai negara sekaligus mempelajari strategi dan konsep yang mereka gunakan dalam pertandingan robotik.
Habibi juga mengajak pelajar lain untuk tidak ragu mencoba dunia robotik.
"Untuk teman-teman di sekolah jangan takut mencoba. Saya juga berharap event robotik lebih banyak diadakan, khususnya di Sumatera Barat dan di sekolah-sekolah," katanya.
Orang tua Habibi, Widya Nofi Lestari, mengaku bangga atas capaian putranya yang dinilai semakin percaya diri dan kreatif setelah menekuni dunia robotik.
"Saya merasa bangga. Dengan mengikuti kejuaraan robotik, Habibi menjadi lebih percaya diri dan lebih kreatif," ujarnya.
Menurut Widya, ketertarikan Habibi terhadap robotik sudah muncul sejak duduk di bangku kelas tiga sekolah dasar. Berawal dari kebiasaannya memperbaiki sendiri mainan mobil yang rusak, minat tersebut kemudian berkembang hingga mengikuti berbagai pelatihan dan kompetisi.
Ia memastikan latihan robotik tidak mengganggu aktivitas belajar di sekolah. Intensitas latihan lebih difokuskan menjelang keberangkatan mengikuti perlombaan agar keseimbangan antara akademik dan pengembangan bakat tetap terjaga.
"Tantangan terberat karena peserta berasal dari berbagai negara. Bahkan ada kategori seperti sumo yang pesertanya langsung dari Jepang yang memang menjadi bagian dari budaya mereka. Saya selalu menanamkan kepada Habibi bahwa kamu bisa, tetapi tidak boleh sombong. Dengan keyakinan itu, dia menjadi lebih percaya diri," katanya.
Widya menegaskan, selama ini pihak SMPN 1 Bukittinggi selalu support dan sangat kooperatif terkait keikutsertaan Habibi di kejuaraan IIUMPC 2026. Meskipun demikian, Widya memandang dan berharap dukungan dari Pemerintah Kota Bukittinggi.
"Kalau untuk dukungan materi dari pemerintah daerah sejauh ini belum ada. Kami berharap pemerintah dapat melengkapi sarana dan prasarana karena kehidupan sekarang sangat berkaitan dengan robotik sehingga bidang ini perlu mendapat perhatian lebih," ujarnya.
Ia juga berharap pemerintah dan dinas terkait dapat membantu penyediaan fasilitas serta pelatih robotik yang memiliki lisensi. Menurutnya, peningkatan kemampuan bahasa menjadi target utama ke depan.
"Kemarin kami bukan kalah dari sisi teknologi, tetapi dari kemampuan bahasa saat presentasi. Ke depan kami ingin meningkatkan kemampuan peserta bimbingan robotik dari sisi bahasa agar mampu bersaing di tingkat internasional," katanya.
Kepala SMPN 1 Bukittinggi, Neldawati, S.Pd, mengatakan sekolah merasa bangga memiliki siswa kelas VII yang telah mampu berprestasi di tingkat internasional.
"Tentunya pihak sekolah merasa bangga sekali mempunyai siswa yang baru di kelas VII sudah ikut kontes robotik di ajang internasional," ujarnya.
Ia menjelaskan SMPN 1 Bukittinggi telah memiliki kegiatan ekstrakurikuler robotik yang berjalan selama beberapa tahun. Kehadiran Habibi diharapkan semakin memperkuat perkembangan kegiatan tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi siswa lain untuk ikut mengembangkan kemampuan di bidang teknologi.
"Kami ingin robotik semakin berkembang dan memberikan motivasi kepada teman-temannya untuk mengikuti ekstrakurikuler robotik," katanya.
Neldawati menilai kemampuan komunikasi dan presentasi menjadi tantangan yang juga harus dipersiapkan apabila siswa mengikuti kompetisi tingkat internasional.
"Tim dari Indonesia masih memiliki kendala dari segi komunikasi dan presentasi. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi sekolah," ujarnya.
"Selain mengembangkan minat dan bakat, kami juga akan membantu meningkatkan kemampuan komunikasi efektif dan public speaking dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris agar siswa lebih percaya diri ketika mempresentasikan hasil karyanya di tingkat internasional," tegasnya.
Ia berharap prestasi Habibi dapat menginspirasi seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki.
"Kami berharap seluruh siswa terus berprestasi. Sekolah berkomitmen, mulai dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah hingga majelis guru, untuk mengembangkan minat dan bakat siswa sesuai bidang yang mereka miliki sehingga tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keahlian yang dapat membawa nama baik sekolah maupun daerah," tutupnya.
Editor : melatisan
Tag :Membanggakan, Habibi Rabbani, Murid SMPN 1 Bukittinggi, Raih Medali, di Kejuaraan Robotik, Internasional Malaysia
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
MPLS RAMAH SMPN 1 BUKITTINGGI TEKANKAN PEMBENTUKAN KARAKTER, USUNG TEMA "MEMBANGUN KEBIASAAN BAIK, MENJEMPUT GENERASI EMAS"
-
SPMB TAHAP II SMKN 1 BASO DIBUKA, SEDIAKAN 154 KUOTA MELALUI TIGA JALUR SELEKSI
-
SAMBUT TAHUN AJARAN BARU, SDN 02 PERCONTOHAN BUKITTINGGI GELAR LOKAKARYA PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN
-
SMPN 1 BUKITTINGGI RAIH NILAI TKA TERTINGGI DI KELOMPOK SMP NEGERI SE-KOTA BUKITTINGGI
-
MURID SMPN 1 BUKITTINGGI ANTUSIAS SAMBUT BANK INDONESIA GOES TO SCHOOL
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG