HOME OLAHRAGA KOTA PADANG

  • Sabtu, 16 Mei 2026

Main Terakhir Di Kandang, Semen Padang FC Kalah 'Gadang'

Main Terakhir di Kandang, Semen Padang FC Kalah 'Gadang'

Padang (Minangsatu) -
Laga pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 merupakan laga terakhir bagi Semen Padang FC main dihadapan pendukung sendiri. Musim depan Kabau Sirah sudah pasti bermain di Liga 2.

Sayang, laga terakhir tersebut tak berakhir baik. Hadapi Persebaya di Stadion Haji Agus Salim Padang, Jum'at (15/05/2026)SPFC takluk dengan skor mencolok 0-7.

Kekalahan tersebut menjadi penutup perjalanan Kabau Sirah di kandang sebelum dipastikan turun kasta ke Liga 2 musim depan.

Sejak awal pertandingan, Persebaya tampil menekan dan lebih dominan dalam penguasaan bola. Semen Padang FC beberapa kali mencoba mengandalkan serangan balik untuk membongkar pertahanan tim tamu.

Persebaya membuka keunggulan pada menit ke-15 melalui Francisco Rivera setelah memanfaatkan umpan Milos tanpa kawalan di kotak penalti.

Empat menit berselang, tim tamu kembali menambah gol lewat Arif Catur Pamungkas melalui skema serangan balik cepat pada menit ke-19.

Tertinggal dua gol, Semen Padang FC berupaya bangkit. Pada menit ke-26, Firman Juliansyah hampir memperkecil ketertinggalan, namun sepakan kerasnya hanya membentur mistar gawang.

Kabau Sirah terus mencoba menekan hingga akhir babak pertama. Pada menit ke-39, Guillermo Fernandes sempat mencetak gol usai menerima umpan Samuel Christianson. Namun, setelah pengecekan VAR, wasit menganulir gol tersebut.

Hingga turun minum, skor 0-2 untuk keunggulan Persebaya tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Semen Padang mencoba mengambil inisiatif serangan. Namun, Persebaya kembali memperlebar keunggulan melalui gol Bruno Moreira pada menit ke-55.

Situasi semakin sulit bagi tuan rumah setelah Ade Kristiano menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan. Bermain dengan 10 pemain membuat lini pertahanan Semen Padang FC semakin tertekan.

Persebaya menambah gol melalui Mihailo Perovic pada menit ke-63. Dua menit kemudian, wasit memberikan hadiah penalti kepada tim tamu setelah Bruno Moreira dijatuhkan di kotak terlarang.

Bruno Pereira yang maju sebagai eksekutor sukses mencetak gol dan membawa Persebaya unggul 5-0.

Bruno Pereira kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-73. Sementara Semen Padang FC gagal memanfaatkan peluang emas melalui Maicon pada menit ke-77.

Persebaya akhirnya menutup pesta gol melalui gol ketiga Bruno Pereira di penghujung pertandingan sekaligus memastikan kemenangan telak 7-0 atas Semen Padang FC.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengatakan kemenangan besar tersebut tidak diraih dengan mudah.

“Pada awalnya saya pikir pertandingan berjalan tidak mudah. Kami mencetak dua gol di babak pertama, tetapi reaksi saat kehilangan bola tidak terlalu bagus. Di babak kedua kami bermain lebih baik. Kami harus tetap rendah hati karena masih akan menghadapi Persik Kediri,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan penghormatan kepada Semen Padang FC.

“Kami sangat menghormati Semen Padang. Saya berharap mereka bisa kembali ke Super League dengan kondisi yang lebih baik,” katanya.

Sementara itu, pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury, mengaku kecewa dengan hasil pertandingan tersebut.

“Kita punya satu peluang yang dianulir yang seharusnya menjadi gol. Lawan punya peluang dan menjadi gol. Tidak mudah melawan Persebaya, kalau melawan Persebaya kita harus dua ratus persen. Kalau tidak siap, ya kita kebobolan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi perjuangan para pemainnya meski persiapan tim dinilai tidak ideal.

“Saya bangga dengan para pemain karena dalam satu minggu ini kami hanya latihan satu kali. Mengenai hasil tentu saya kecewa. Terima kasih dan saya minta maaf kepada fans yang mendukung secara langsung maupun tidak langsung,” katanya.


Wartawan : Arif Munandar
Editor : melatisan

Tag :Main Terakhir, Kandang, Semen Padang FC, Kalah 'Gadang'

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com