HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN PASAMAN BARAT
- Senin, 26 Maret 2018
Maapam Di Pasaman Barat, Berarti Makan Penganan Khas Yang Enak
PASAMAN BARAT (Minangsatu) - Ketika arus masakan dan penganan dari luar masuk ke Sumbar, warga Kabupaten Pasaman Barat masih bertahan dengan makanan khasnya Apam. Itulah yang terlihat Senin (26/03/2018) pagi.
Ibu- ibu dari berbagai kalangan, puluhan orang jumlahnya, datang ke samping Rumah Dinas Wakil Bupati Pasaman Barat untuk memasak Apam. Tidak hanya datang melenggang, Ibu- ibu ini membawa tungku-tungku batu, untuk memasak apam. Memang itulah alat yang digunakan untuk "maapam" (memasak penganan apam).
Memasak apam merupakan tradisi masyarakat Pasaman Barat yang dilaksanakan dalam setahun sekali, tepatnya saat bulan Rajab. Berbagai canda tawa Ibu- ibu dari berbagai kalangan usia pun terlihat saat mengaduk bumbu dan santan kental sebagai bahan dasar membuat apam.
"Kami berharap apa yang kami lakukan hari ini bisa ditiru oleh generasi muda, agar tradisi ini tidak hilang di tengah kemajuan zaman," ujar Baidah, salah seorang peserta maapam.
Ia mengatakan, sejak puluhan tahun lalu, saat memasuki bulan Rajab masyarakat Pasaman Barat mulai melaksanakan tradisi maapam baik secara berkelompok maupun sendiri-sendiri. Mereka lebih memilih ruang terbuka, karena asap yang ditimbulkan dari bahan bakar alami berupa daun kepala kering cukup banyak.
"Bahan-bahannya sangat mudah di dapat, seperti tepung beras yang sudah ditumbuk (dihaluskan), santan kelapa, garam, gula dan pemanis alami seperti gula aren. Setelah itu semua bahan diaduk menjadi satu hingga berbentuk cairan putih," sebut Baidah.
Selain menjaga kelestarian budaya, tradisi maapam juga dapat menjalin silaturahmi antara sesama.
Kegiatan memasak apam bersama ini dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasaman Barat, Yun Syahiran, Ketua GOW Pasaman Barat, Sifrowati Yulianto, dan kaum ibu-ibu dari berbagai Nagari.
(Af/Batuah)
Editor :
Tag :#Maapam_tradisi_penganan_di_bulan_Rajab
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KISRUH PUCUK ADAT AIR BANGIS MEMBUAT KAUM MELAYU RANGKAYO BUNGO TANJUANG BERTANYA-TANYA.
-
TP PKK SUMBAR LAKUKAN PENILAIAN LAPANGAN LOMBA DASAWISMA BERPRESTASI TINGKAT PROVINSI DI PASAMAN BARAT
-
GUBERNUR MAHYELDI AWALI KUNJUNGAN KERJANYA DI PASAMAN BARAT DENGAN MENGISI TAUSIAH SUBUH
-
POTRET BURAM KELUARGA PAPA DI PASBAR: 80 TAHUN MERDEKA MASIH MERENDA MASA DEPAN DARI GUBUK RENTA
-
ALHAMDULILLAH, 15 TON BERAS BAKAL DISEBAR ANGGOTA DPR RI F-PAN H. ARISAL AZIZ DI KABUPATEN PASAMAN BARAT
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI
-
MERATAPI SEMEN PADANG FC, MERAYAKAN ANAK-ANAK MINANG DI PANGGUNG NASIONAL
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026