HOME OLAHRAGA NASIONAL

  • Rabu, 25 Februari 2026

Luluh Lantak Di Bandar Lampung, Lampu Alarm Bagi Kabau Sirah

Firman Juliansyah (hitam/SPFC), semakin berat keluar dari zona degradasi usai kalah telak dari Bhayangkara (Foto: Semen Padang FC)
Firman Juliansyah (hitam/SPFC), semakin berat keluar dari zona degradasi usai kalah telak dari Bhayangkara (Foto: Semen Padang FC)

Bandar Lampung (Minangsatu) - Bak kata pepatah, Sudah Jatuh Tertimpa Tangga. 1 kartu merah diterima Boubakary Diarra berbuntut kekalahan untuk Semen Padang FC.

Kabau Sirah 'luluh lantak' di Stadion Sumpah Pemuda Bandar Lampung, Selasa malam (24/02/2026). Kemenangan tuan rumah Bhayangkara FC 4-0 sekaligus menjadi lampu alarm untuk anak asuh Dejan Antonic. Jurang degradasi semakin dekat.

Hasil ini menempatkan Semen Padang FC di posisi 1 strip dari dasar klasemen dengan poin masih 16. Ini adalah posisi terburuk sejauh ini bagi tim urang awak mengingat pesaing di zona merah Persijap Jepara unggul 2 poin plus 1 pertandingan. 

Di posisi buncit Persis Solo juga mengancam. Dengan selisih 3 poin, Persis berpeluang menghantam SPFC ke tempat terbawah, secara Laskar Sambernyawa belum memainkan laga pekan 23.

Sedangkan tambahan 3 poin mengantar Bhayangkara naik sementara ke posisi 5 dengan raihan 35 poin.

Jalannya Pertandingan

Berstatus tuan rumah, Bhayangkara mampu menekan sejak awal laga. SP pun bermain lebih berani menyerang. Menit ke-13', umpan tarik Samuel dimanfaatkan oleh Maicon Souza. Sayang sepakan winger asal Brazil ini menyamping di sisi kiri gawang Bhayangkara.

Menit 24' terjadi kontak antara Bek SPFC Jamie Giraldo dengan striker Bhayangkara Bernard Henry. Tanpa cek VAR, wasit M. Erfan Effendi langsung menunjuk titik putih. Penalti Moussa Sidibe menit ke-27 menjadi awal kehancuran SPFC. Skor 1-0 tuan rumah unggul. 

Menit 35', petaka hadir lagi untuk tim tamu. Boubakary Diarra menerima kartu kuning kedua usai melanggar Wahyu Subo Seto.

Bermain dengan keunggulan pemain, membuat Bhayangkara FC mengamuk di babak kedua. Total tiga gol dicetak anak asuh Paul Munster pada babak ini. 

Ryo Matsumura kembali mengkonversi tendangan penalti kedua tim Bhayangkara pada laga ini menit ke-50. Lalu Sidibe membukukan gol kedua menit ke-53.

Bernard Doumbia menambah gol tim tuan rumah menit ke-74. Hasil akhir 4-0 untuk kemenangan Bhayangkara FC atas Semen Padang.

Susunan Pemain

Bhayangkara: Aqil Savik, Putu Gede, Slavko Damjanovic, Frengky Missa, Leo Silva, Mouses Wolshick, Wahyu Subo Seto, Ryo Matsumura, Mousa Sidibe, Bernard Doumbia, Privat Mabarga.

Semen Padang: Atrhur Agusto, Ravy Tsouka, Samuel Simanjuntak, Asyad Gufron Rachmadan, Jaime Giraldo, Babakary Diarra, Ripal Wahyudi, Kianz Froesse, Diege Mauricio, Firman, Maicon.


Wartawan : Redaksi
Editor : melatisan

Tag :Luluh Lantak, Bandar Lampung, Firman Juliansyah (hitam/SPFC), semakin berat keluar dari zona degradasi usai kalah telak dari Bhayangkara, Semen Padang FC

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com