HOME KESEHATAN KOTA PAYAKUMBUH
- Selasa, 19 Mei 2020
Kurangi Kerumunan, Pasar Pusat Payakumbuh Bakal Dututup Pada 23 - 29 Mei 2020
Payakumbuh (Minangsatu) - Pemerintah Kota (Pemko) akan kembali menutup Pusat Pasar Kota Payakumbuh. Penutupan ini dilakan kembali karena adanya kerumunan di pasar bertingkat, di mini market, di toko swalayan dan di pusat perbelanjaan barang kebutuhan sehari-hari di Pasar Ibuah, dalam tiga hari terakhir. Hal tersebut tentu memicu kekhawatiran semakin merebaknya Covid-19 di daerah ini.
Wali Kota Riza Falepi selaku ketua Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Payakumbuh, meminta Dinas Koperasi Dan UKM bersama tim gugus tugas, untuk menertibkan semua pengunjung pasar dan pedagang, agar tetap disiplin memakai masker dan menghindari kerumunan.
"Usir dan larang warga masuk pasar, jika tidak pakai masker," tegasnya Walikota Riza.
Kepada sejumlah awak media, di balaikota, Selasa (19/5), Wali Kota mengaku cukup prihatin dengan kerumunan disetiap pusat perniagaan serta di ministore, terutama di toko-toko pakaian di Jalan Sukarno-Hatta. Banyak pedagang dan pembeli mengabaikan protokol kesehatan, tidak memakai masker. Ketentuan social dan physical distancing, kelihatan tidak jalan sama sekali.
Melihat longgarnya penerapan PSBB itu, Wali Kota Riza mengkhawatirkan, penyebaran virus corona bakal tak terbendung. Wali Kota berkeyakinan, kasus positif Covid-19 di kota ini, bakal meningkat. Apalagi, antusias warga berbelanja sepekan jelang Idul Fitri 1441 H, bakal meningkat dan sulit menertibkannya.
Untuk itu, wali kota mengimbau warga yang ke pasar, terutama yang datang dari daerah tetangga, mari bersama-sama memelihara dan meningkatkan disiplin, melaksanakan protokol kesehatan tersebut.
Menurut wali kota, jika kasus Covid-19 naik tajam, ancaman kematian di depan mata, karena terbatasnya tenaga kesehatan dan APD. Untuk itu, wali kota mengajak semua elemen masyarakat, bersama-sama mengurangi aktifitas keluar rumah.
Kadis Koperasi UMKM Payakumbuh, ketika diminta konfirmasinya, membenarkan rencana penutupan pasar tersebut.
"Benar, saya sudah mendapat perintah dari wako, untuk menutup pasar, mulai 23 Mei, pukul 22.00 WIB hingga 29 Mei 2020. Malahan surat edarannya sudah ditandatangani walikota, ungkap Dahler yang juga Ketua Pemuda Pancasila Payakumbuh ini.
Menurut Dahler, seluruh petugas trantib pasar, gugus tugas, serta Satpol PP dikerahkan menertibkan pengunjung pasar. Yang tidak pakai masker dilarang masuk pasar. Pokoknya, penerapan PSBB akan diketatkan, tutup Dahler.
Seperti diketahui, saat ini di Kota Payakumbuh sudah tercatat 13 orang kasus positif Covid-19.
Editor : sc.astra
Tag :#pasarpusatpayakumbuh #covid19 #payakumbuh
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BPJS KESEHATAN CABANG PAYAKUMBUH PASTIKAN LAYANAN JKN OPTIMAL SELAMA LIBUR LEBARAN 2026
-
PEMKO PAYAKUMBUH KOMIT TINGKATKAN KUALITAS GIZI ANAK
-
PMI PAYAKUMBUH GELAR DIKLAT KSR, CETAK RELAWAN TANGGUH DAN BERINTEGRITAS
-
PEMKO PAYAKUMBUH ADAKAN PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS UNTUK WARGA DI SELURUH PUSKESMAS
-
PJ. WALI KOTA SEBUT DAGING SAPI POSITIF RABIES TAK BEREDAR DI PASAR IBUH
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK