HOME BIROKRASI KOTA PAYAKUMBUH
- Kamis, 14 Agustus 2025
Komunitas Pasar Dan Sekolah Diminta Aktif Awasi Keamanan Pangan Di Payakumbuh
Komunitas Pasar dan Sekolah Diminta Aktif Awasi Keamanan Pangan di Payakumbuh
Payakumbuh (Minangsatu) - Pemerintah Kota Payakumbuh bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan, Rabu (13/8/2025).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Dafrul Pasi yang mewakili Wali Kota. Bertempat di Aula Kopay Dinas Komunikasi dan Informatika Lantai 3 Balai Kota Payakumbuh.
Dalam sambutannya, Dafrul Pasi menyampaikan bahwa Monev ini merupakan kelanjutan dari Rapat Advokasi yang telah digelar pada 30 April 2025, di mana telah ditetapkan lokus pelaksanaan kegiatan yaitu Kelurahan Tanjung Pauh (Desa Pangan Aman), Pasar Ibuh (PPABK), SMP Negeri 2 dan SMA Negeri 2 Payakumbuh (SAPA Sekolah).
Sejak itu, rangkaian kegiatan mulai dari bimbingan teknis, sosialisasi, pengawasan, hingga sertifikasi telah berjalan hampir sepenuhnya.
“Harapan kami, melalui program prioritas nasional keamanan pangan terpadu ini, kualitas keamanan pangan di lokasi intervensi dapat meningkat sehingga ke depannya bisa dijadikan percontohan dan direplikasi ke wilayah lain di Kota Payakumbuh. Kami juga berharap komunitas desa, pasar, dan sekolah dapat berdaya, berpartisipasi, dan mandiri dalam pembinaan dan pengawasan keamanan pangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, untuk penilaian Kabupeten/Kota Pangan Aman, seluruh OPD diharapkan dapat mendukung dan menyiapkan data dukung secara bersama - sama sehingga penilaian dapat diselesaikan dengan baik.
Sementara itu, Kepala Balai POM Payakumbuh, Iswadi, dalam paparannya menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif Balai POM melalui Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan yang dilaksanakan secara nasional.
Upaya meningkatkan efektivitas pengawasan pangan melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Pangan Nomor 18 Tahun 2012 Pasal 68 ayat (1) yang menegaskan bahwa Pemerintah Daerah menjamin terwujudnya penyelenggaraan keamanan pangan di setiap rantai pangan secara terpadu.
Iswadi menekankan pentingnya memahami potensi bahaya pada pangan, baik bahaya biologi, kimia, maupun fisik, serta memperkuat lima pilar keamanan pangan yaitu memastikan akurasi publikasi keamanan dan mutu pangan, memberikan jaminan keamanan dan mutu pangan, memastikan pangan aman dikonsumsi, menjamin hak atas pangan yang aman dan bermutu, serta membangun sinergi dan partisipasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
“Berdasarkan data Balai POM, 49 sampel pangan jajanan anak sekolah di SMP Negeri 2 dan SMA Negeri 2 Payakumbuh menunjukkan seluruhnya memenuhi syarat dan bebas dari bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B, maupun methanil yellow,” jelasnya.
Selain itu, terbentuk kader keamanan pangan di kelurahan yang secara aktif melakukan sosialisasi dan pengawasan di komunitas masing-masing
Pemko Payakumbuh beharap Balai POM di Payakumbuh dapat terus memberikan kontribusi maksimal melalui program ini, sehingga memberikan dampak yang lebih besar khususnya di bidang keamanan pangan, penanggulangan masalah stunting, serta mendorong perekonomian melalui pemberdayaan pelaku usaha.
Dalam kesempatan itu hadir juga bersama Kepala Balai POM Kota Payakumbuh, Kepala OPD terkait, Camat Payakumbuh Barat, Lurah Tanjung Pauh, Kepala Bidang Pasar Dinas Koperasi dan UKM , Kepala SMA N 2 dan SMP N 2 Kota Payakumbuh.
Editor : melatisan
Tag :#Komunitas Pasar
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO PAYAKUMBUH SAMPAIKAN LKPJ 2025 DIDEPAN DPRD
-
ASN PAYAKUMBUH DIMINTA DISIPLIN PASCA LIBUR LEBARAN IDUL FITRI
-
BENTUK POS BANTUAN HUKUM, WALI KOTA PAYAKUMBUH ZULMAETA DAPAT PENGHARGAAN MENTERI HUKUM
-
INI LIMA PRIORITAS UTAMA PEMBANGUNAN DI KOTA PAYAKUMBUH
-
SEKDA RIDA ANANDA: PAYAKUMBUH KOMIT PERKUAT PENGELOLAAN TAMBAHAN TKD UNTUK PENANGANAN BENCANA
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK