HOME BIROKRASI KABUPATEN DHARMASRAYA
- Jumat, 5 Desember 2025
Komitmen Pemkab Dharmasraya Memerangi Narkoba, 278 Orang Calon PPPK Paroh Waktu Dilakukan Tes Urine.
Komitmen Pemkab Dharmasraya Memerangi Narkoba, 278 Orang Calon PPPK Paroh Waktu Dilakukan Tes Urine.
Dharmasraya (Minangsatu) - Sebanyak 278 orang calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu bertugas di wilayah Kabupaten Dharmasraya ikuti tes urine. 4 orang dinyatakan positif. Termasuk satu orang melampirkan surat keterangan dokter sedang menjalani perawatan medis dengan NAPZA. Sedangkan 3 orang lainnya, dapat diduga melakukan penyalahgunaan Narkoba.
Kegiatan tes urine tersebut, dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Leliarni, S. Pd., M. Si., di Auditorium Dharmasraya, Kamis (4/12/2025), sekaligus memantau jalannya proses tes untuk memastikan prosedur berjalan tertib.
Kegiatan ini merupakan bagian komitmen Bupati Annisa Suci Ramadhani, S. H., L.L.M., bersama Wabup Leliarni, S. Pd., M. Si., untuk menghadirkan aparatur pemerintah bersih, profesional, dan berintegritas tinggi, bebas dari narkoba, di seluruh unit pelayanan publik.
Sebagai bentuk dukungan dalam dalam kegiatan tersebut. Sejumlah pejabat daerah hadir mendampingi kegiatan ini, termasuk Asisten Administrasi Umum, Roni Puska, Kepala Badan Kesbangpol, Bobby Perdana Riza, Kepala Dinas Kesehatan, Yosta Defina, dan Plt. Kepala BKPSDM, Ummu Azizah.
Plt. Kepala BKPSDM, Ummu Azizah, menyampaikan bahwa tiga orang dinyatakan positif menggunakan narkoba berkemungkinan besar batal untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Sedangkan, calon PPPK yang melampirkan surat keterangan sedang menjalani perawatan medis dengan NAPZA, tetap diproses sesuai ketentuan.
Selain tes, kegiatan ini juga diisi sosialisasi bahaya narkoba oleh Kepala BNNK Sawahlunto, Didit Bagus Wicaksono. Saat itu, menekankan pentingnya kesadaran individu dan lingkungan kerja untuk mencegah penyalahgunaan narkoba.
Tes narkoba ini dilakukan sebagai bagian dari himbauan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) untuk menjaring aparatur yang berkualitas, profesional, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
![]() |
Secara terpisah, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, S. H., LL. M., menegaskan bahwa pengangkatan calon PPPK akan mengutamakan standar integritas dan profesionalisme. Memastikan bahwa seluruh aparatur terpilih mampu memberikan pelayanan publik secara maksimal.
Pemkab memberikan perhatian khusus terhadap kesehatan dan disiplin aparatur. Agar setiap calon lulus seleksi. Berarti telah siap menghadapi tugas dan tanggung jawab di lingkungan pemerintahan.
Maka, ikuti langkah. Sebagai bagian dari proses, upaya strategis Pemkab Dharmasraya dalam membangun birokrasi sehat dan akuntabel. Sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik.
Pemkab menekankan pentingnya seluruh calon mematuhi aturan dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Sehingga proses seleksi dan pengangkatan berlangsung adil, transparan, dan dapat dipercaya.
Dengan langkah tegas ini, Pemkab Dharmasraya ingin memastikan pelayanan publik berjalan optimal, aparatur sehat secara fisik dan mental, serta integritas tetap menjadi prinsip utama dalam setiap proses birokrasi. (Syaiful Hanif)
Editor : melatisan
Tag :Perangi Narkoba, Tes Urine, Pemkab Dharmasraya
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
WAGUB VASCO BERSAMA BUPATI ANNISA GELAR AUDIENSI DENGAN BAPPENAS RI TERKAIT PSN DAN FEEDER TOL DHARMASRAYA
-
BUPATI ANNISA SAMBUT LAWATAN KEPALA KEJAKSAAN NEGERI DHARMASRAYA
-
WAKIL BUPATI DHARMASRAYA TEKANKAN PENTINGNYA DISPLIN, INTEGRITAS DAN INOVASI BAGI ASN
-
UNTUK PENGEMBANGAN SDM TRANSPORTASI PEMKAB DHARMASRAYA JALIN KERJASAMA DENGAN KEMENHUB
-
SAMBUT KAJARI BARU, PEMKAB DHARMASRAYA GELAR RAMAH TAMAH
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG
