- Senin, 2 September 2024
Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun Harapkan Pilkada Di Aceh Berjalan Aman Dan Lancar
Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun Harapkan Pilkada di Aceh Berjalan Aman dan Lancar
Jakarta (Minangsatu) - Memasuki masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) berharap proses demokratisasi di Aceh berjalan dengan baik dan lancar. Hal tersebut dikemukakan Ketua Umum PWI Hendry Ch Bangun ketika menerima Eks Wakil Gubernur Aceh periode 2007-2012 Muhammad Nazar di Kantor PWI Kebon Sirih Jakarta.
Hendry menyatakan secara organisasi PWI tidak berkepentingan dengan Pilkada yang sedang prosesnya sedang berlangsung.
"Kita berkepentingan agar pelaksanan Pilkada dapat berjalan secara damai, tidak ada konflik horizontal atara rakyat yang tidak terwakili diantara dua calon yang ada di Aceh," ungkap Hendry, Senin (2/9/2024).
Dikatakan, PWI tidak ada masalah personal dengan Pilkada. "Apa yang terbaik bagi rakyat Aceh itulah yang kita dukung," tutur Hendry.
Untuk diketahui Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menyatakan bahwa hanya ada dua bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh yang mendaftar hingga batas waktu yang telah ditetapkan yakni 27-29 Agustus 2024.
Dua pasangan calon Gubernur Aceh yang mendaftar tersebut yakni Bustami - Tgk Muhammad Yusuf A Wahab alias Tu Sop. Kemudian, pasangan kedua yang mendaftar yaitu Muzakir Manaf alias Mualem berpasangan dengan Fadhlullah atau Dek Fad.
Sementara itu Muhammad Nazar kandidat Cawagub Aceh yang tidak ikut serta Pilkada menyatakan, ruang demokrasi di Aceh tidak terbuka lebar.
"Awalnya saya mengajukan diri dari jalur independen, namun karena waktu terlalu sedikit untuk mengumpulkan KTP jadi saya batalkan ikut jalur independen," terang Nazar.
Langkah selanjutnya, tambah Nazar, ia mulai melakukan pendekatan ke partai politik yang ada. "Saya melakukan presentasi ke berbagai Parpol, dalam rangka melakukan pendekatan politik," ujar Nazar.
Dari pendekatan ke berbagai Parpol tersebut akhirnya kandas di masa akhir pendaftaran calon KIP. "Untuk itu saya akan menempuh jalur hukum terutama ke MK agar ada ruang yang tersedia untuk melakukan perpanjangan waktu pendaftaran," kata Nazar.
"Apa yang saya perjuangkan semata-mata bukan untuk kepentingan pribadi, tapi demi berjalannya demokrasi di Aceh," tandasnya.
Editor : ranof
Tag :#Pilkada Aceh #Demokrasi di Aceh #Pwi #Ketum Pwi Hendry Ch Bangun #Jakarta
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
FWK SOROTI KELEMAHAN KOMUNIKASI PUBLIK PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN, DI TENGAH KRISIS GLOBAL
-
PERKUAT SINERGI PUSAT-DAERAH, GUBERNUR MAHYELDI AUDIENSI DENGAN MENKO POLKAM
-
PEMERINTAH PUSAT DIMINTA ADIL, SEGERA MEKARKAN PROVINSI PAPUA UTARA
-
FORUM WARTAWAN KEBANGSAAN USULKAN RESUFFLE KABINET
-
SAMBANGI KEDUBES MALAYSIA, GUBERNUR MAHYELDI USULKAN PENGUATAN KERJASAMA EMPAT SEKTOR
-
MEMPERCEPAT PEMULIAAN UNTUK MASA DEPAN KOPI SUMATERA BARAT YANG BERKELANJUTAN
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA