HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Jumat, 27 Agustus 2021
Ketua PGRI Padang Panjang, Drs. Afrizal, M.Pd: Guru Harus Biasakan Menulis Buku
Pd. Panjang (Minangsatu) - Ketua PGRI Kota Padang Panjang, Drs. Afrizal, M. Pd, menghimbau sekaligus mengajak para guru guru untuk membiasakan menulis buku diluar kesibukan sebagai tenaga pengajar. Terutama mereka yang miliki bakat tulis menulis.
Kata Afrizal yang kini menduduki posisi sebagai Sekretaris BKPSDM Kota Padang Panjang ini, melalui kebiasaan menulis cukup banyak ide ide kreatif dan inovatif yang dapat dikembangkan nantinya bisa menghasilkan sebuah karya tulis yang bermanfaat.
"Saya mendukung guru guru gemar menulis," ujarnya.
Hal tersebut, diungkapkan Afrizal ketika memberikan testimoni pada buku Magemori Kota Kecil karya para guru berisikan ragam ide kreatif yang cukup inovatif. Ini membuktikan, jika guru guru di Kota Padang Panjang sangat gemar menulis.
"Mudah mudahan, kesibukan sebagai tenaga pengajar tidak menjadi halangan untuk mengembangkan bakat menulis," lanjut mantan Kepala SLTPN 1 ini.
Saya optimis dan menaruh harapan besar, jika suatu waktu nanti akan lahir tulisan tulisan bermanfaat untuk negara dan bangsa. Percayalah, setiap karya tulis memiliki manfaat pasti akan dihargai dan dikenang.
"Terbitnya buku "Memori Kota Kecil" ini, itu membuktikan para guru miliki semangat yang tinggi dalam hal menuangkan ide menjadi sebuah karya tulis," lanjut Afrizal.*
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
ENAM DARI 10 UNIT HUNTAP DARI WILLIE SALIM DAN USTAZ DERY SULAIMAN DISERAHKAN
-
BAZNAS SALURKAN RP545 JUTA ZAKAT PROGRAM PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN EKONOMI MUSTAHIK
-
EMPAT RUMAH DI SUNGAI ANDOK LUDES DILALAP SI JAGO MERAH, 24 WARGA DIUNGSIKAN
-
SABUT RAMADAN, WARGA DAN ASN PADANG PANJANG GELAR PAWAI OBOR
-
TP PKK GELAR PERTEMUAN BULANAN BAHAS JAMBORE PKK
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN