HOME POLITIK KOTA SAWAHLUNTO

  • Minggu, 1 Maret 2026

Ketua DPRD Sawahlunto Susi Haryati Tolak Voting, Dorong Regenerasi Di Partai Amanat Nasional Sawahlunto

Susi Haryati Ketua DPRD Sawahlunto
Susi Haryati Ketua DPRD Sawahlunto

Ketua DPRD Sawahlunto Susi Haryati Tolak Voting, Dorong Regenerasi di Partai Amanat Nasional Sawahlunto

Sawahlunto (Minangsatu)
— Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional menetapkan tujuh formatur dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI serentak DPD PAN se-Sumatera Barat yang digelar Sabtu (28/2/2026) di Mercure Hotel Padang.

Penetapan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan. Tujuh nama formatur yang ditunjuk yakni Deri Asta, Ayu Perdana Putri, Epy Kusnadi, Doni Asta, Susi Haryati, Daswanto (DPW PAN Sumbar) dan Masrisal (DPW PAN Sumbar)

Secara kalkulasi politik, peluang Deri Asta untuk kembali memimpin PAN Sawahlunto dinilai cukup besar. Pasalnya, lima dari tujuh formatur disebut-sebut merupakan kader yang selama ini berada dalam barisan pendukungnya.

Namun demikian, Susi Haryati yang juga menjadi salah satu bakal calon Ketua DPD PAN Kota Sawahlunto, dengan tegas menolak jika pemilihan ketua dilakukan melalui mekanisme voting.

Menurut Susi, jika musyawarah berakhir dengan voting, dirinya hampir dipastikan kalah karena mayoritas formatur dinilai lebih condong mendukung Deri Asta.

“Saya berharap kita bermusyawarah untuk mufakat. Saya tidak ingin voting. Kalau voting dilakukan, saya memilih walk out dan tidak ikut dalam proses tersebut,” tegas Susi di Waringin Sawahlunto, Minggu (1/3/2026)

Susi menilai sudah saatnya terjadi regenerasi dalam kepemimpinan PAN Sawahlunto. Ia menegaskan, dinamika politik ke depan, terutama menghadapi tahun politik 2029, membutuhkan energi dan gagasan baru agar partai tetap kompetitif.

Ia juga mengaku sempat merasa diperlakukan tidak adil dalam proses pencalonan di tingkat DPD. Menurutnya, ia hampir tidak melakukan pendaftaran ulang karena tidak mendapat pemberitahuan. Akhirnya, ia mendaftarkan diri langsung ke DPW PAN Sumbar yang dipimpin Arizal Azis.

“Sebagai kader, saya punya hak yang sama untuk mencalonkan diri. Partai ini bukan milik satu orang, tetapi milik bersama. Sudah seharusnya ada regenerasi dan memberi kesempatan kepada yang lain,” ujarnya.

Susi bahkan menyatakan legowo apabila ada formatur lain selain dirinya yang maju sebagai ketua. Ia mencontohkan Masrisal sebagai sosok yang dinilainya layak jika ingin maju memimpin.

Di sisi lain, Doni Asta menjelaskan bahwa tim formatur diberi waktu dua bulan untuk menyusun kepengurusan DPD PAN Sawahlunto. Hasil musyawarah tersebut nantinya akan disampaikan ke DPW PAN Sumbar untuk ditetapkan secara definitif, dengan keputusan akhir tetap berada di tangan DPP.

Doni berharap dinamika yang terjadi tidak berujung pada perpecahan internal partai. Ia menyebut, apapun hasil musyawarah nantinya harus diterima secara bersama demi soliditas PAN di Sawahlunto.

Secara pribadi, Doni mengungkapkan pihak keluarga sebenarnya berharap Deri Asta lebih fokus mengembangkan usaha ketimbang kembali aktif di dunia politik.

“Kami dari keluarga sebenarnya ingin Deri fokus berbisnis. Politik itu keras dan penuh tantangan. Namun dorongan dari kader di bawah cukup kuat agar beliau kembali memimpin,” ujarnya.


Wartawan : Hendra Idris
Editor : melatisan

Tag :Ketua, DPRD Sawahlunto, Susi Haryati Tolak Voting, Dorong Regenerasi, PAN

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com