HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Sabtu, 27 April 2024
Kemenag Alizar, Bimsik Untuk Meningkatkan Kemadirian Dan Ketahanan CJH
Pd. Panjang (Minangsatu) - Sekitar 105 orang calon jemaah haji (CJH) Kota Padang Panjang, Sabtu (27/4/2024), ikuti Bimbingan Manasik Haji (Bimsik) tingkat Kecamatan Padang Panjang Barat, dan Padang Panjang Timur.
Kegiatan ini, dilaksanakan di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) setempat. Tampak hadir bersama CJH, Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M. Si bersama istri, Sri Hidayani, S.E, Ak, yang juga akan menunaikan ibadah haji tahun ini.
Menurut Kepala Kankemenag, Drs. H. Alizar Chan, M.Ag, bimsik diadakan untuk meningkatkan kemandirian dan ketahanan CJH. Termasuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan bagi CJH, supaya dalam menunaikan ibadah haji sesuai syariat Islam dan ketentuan peraturan perundang- undangan yang berlaku, terangnya.
Saya berharap, proses pelaksanaan ibadah haji mulai dari manasik hingga berangkat dan pulang kembali ke tanah air, kiranya dapat berjalan dengan lancar, aman, selamat, serta bisa membawa predikat sebagai haji mabrur, tukuknya. (*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO–BPOM UJI 18 SAMPEL TAKJIL DI PASAR PUSAT, HASILNYA AMAN
-
NY. MARIA FERONIKA HENDRI PIMPIN PMI PADANG PANJANG GANTIKAN HERKI TONI
-
TRADISI BUKA RAMADAN DI MUSHALLA AN NUR SURAU BANCAH
-
ENAM DARI 10 UNIT HUNTAP DARI WILLIE SALIM DAN USTAZ DERY SULAIMAN DISERAHKAN
-
BAZNAS SALURKAN RP545 JUTA ZAKAT PROGRAM PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN EKONOMI MUSTAHIK
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL