HOME EKONOMI KABUPATEN SOLOK SELATAN
- Kamis, 7 Mei 2026
Kembangkan Kuliner Tradisional, Solok Selatan Percepat UMKM Naik Kelas
Kembangkan Kuliner Tradisional, Solok Selatan Percepat UMKM Naik Kelas
Solok Selatan (Minangsatu) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pelaku UMKM dan IKM agar semakin berkembang dan mampu bersaing di tengah tantangan ekonomi global. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni melalui Pelatihan Teknis Pembuatan Kue Tampah dalam Rangka Akselerasi UMKM Naik Kelas yang digelar Dinas Perindagkop dan UKM di Aula Hotel Pesona Alam Sangir, Rabu (06/05/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan Drs. H. Syamsurizaldi yang mewakili Bupati Solok Selatan, unsur OPD terkait, perwakilan Polres Solok Selatan, para camat, serta pelaku UMKM dan IKM dari berbagai kecamatan.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda, ditegaskan bahwa UMKM dan IKM memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian nasional maupun daerah. Bahkan sektor ini terbukti mampu bertahan di tengah berbagai krisis, mulai dari krisis ekonomi 1998 hingga pandemi Covid-19.
Menurutnya, ketahanan UMKM tersebut harus didukung melalui kebijakan yang berpihak, pembinaan berkelanjutan, hingga kemudahan akses permodalan melalui sinergi pemerintah dengan perbankan, BUMN, dan pihak swasta.
“Pemberdayaan UMKM dan IKM menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan periode 2025-2030 dalam mewujudkan Solok Selatan makin maju dan sejahtera,” ujar Sekda saat membacakan sambutan Bupati.
Ia menyebut, komitmen tersebut telah dituangkan dalam RPJMD Kabupaten Solok Selatan Tahun 2025-2029, khususnya pada misi peningkatan ekonomi kerakyatan dan daya saing daerah. Karena itu, pelaku UMKM menjadi salah satu sasaran prioritas pembangunan daerah.
![]() |
Berdasarkan data pemerintah daerah, saat ini terdapat 1.567 unit Industri Kecil Menengah (IKM) di Solok Selatan, terdiri dari 791 IKM agro/pangan dan 776 IKM non agro. Selain itu, sejumlah sentra IKM juga telah berkembang di berbagai wilayah, seperti sentra olahan durian di Nagari Lubuk Gadang Utara Kecamatan Sangir, sentra makanan ringan di Kecamatan Pauh Duo, hingga sentra pengolahan kopi di Kecamatan Sangir.
Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, pemerintah daerah tetap berupaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui berbagai program pelatihan. Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 40 pelaku IKM mendapatkan pelatihan, meningkat menjadi 73 IKM pada 2025, dan tahun 2026 ini sebanyak 30 IKM agro mengikuti pelatihan teknis pembuatan kue tampah.
Pelatihan ini dinilai memiliki nilai strategis karena tidak hanya mengangkat potensi kuliner tradisional, namun juga membuka peluang usaha yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Kue tampah sendiri merupakan sajian aneka jajanan pasar dan kue tradisional yang disusun secara estetik di atas tampah atau wadah anyaman bambu. Sajian ini kerap digunakan dalam berbagai acara seperti pesta pernikahan, hantaran adat, rapat hingga arisan.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembelajaran langsung dari narasumber kompeten dari Asia Royal College Padang. Berbagai materi praktik diberikan mulai dari pembuatan lemper isi ayam, sosis solo, kue sus, hingga aneka jajanan pasar lainnya.
Tak hanya itu, peserta juga dibekali teknik pengolahan makanan yang higienis, pemilihan bahan berkualitas, hingga keterampilan plating atau seni menyusun tampilan kue agar lebih menarik dan bernilai jual tinggi.
Sekda menegaskan, pelatihan ini lebih banyak menitikberatkan pada praktik langsung agar peserta benar-benar memperoleh keterampilan yang dapat diterapkan untuk mengembangkan usaha mereka.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan berharap UMKM dan IKM lokal mampu naik kelas, menghasilkan produk yang kompetitif, serta memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi daerah. (Vino/solsel)
Editor : melatisan
Tag :Kembangkan, Kuliner Tradisional, Solok Selatan, Percepat, UMKM Naik Kelas
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
JELANG LEBARAN, PEMKAB SOLOK SELATAN HADIRKAN BAZAR MURAH UNTUK RINGANKAN BEBAN MASYARAKAT
-
AWALI TAHUN 2026, BUPATI KHAIRUNAS TEKANKAN INTEGRITAS, PRODUKTIVITAS DAN PERAN AKTIF ASN SAMBUT HUT SOLOK SELATAN KE-22
-
PAMERAN UMKM HARI JADI KE-22 SOLOK SELATAN LIBATKAN MAHASISWA UNAND, DORONG EKONOMI KREATIF DAERAH
-
WABUP YULIAN EFI GELAR OPERASI PASAR DI MUARA LABUH, PASTIKAN HARGA KEBUTUHAN POKOK TERKENDALI
-
PEMKAB DAN POLRES SOLOK SELATAN TANAM JAGUNG SERENTAK, WUJUDKAN KETAHANAN PANGAN MANDIRI
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG
-
MEMPERCEPAT PEMULIAAN UNTUK MASA DEPAN KOPI SUMATERA BARAT YANG BERKELANJUTAN
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
