HOME OLAHRAGA KOTA SAWAHLUNTO

  • Selasa, 12 Mei 2026

Kejurnaswil Kempo Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Dan Pariwisata Sawahlunto

Panitia Kejurnaswil Kempo 2026, termasuk Almadi yang tengah memberikan penjelasan, menggelar rapat persiapan di Kantor KONI Sawahlunto untuk mematangkan agenda perebutan Piala Ketua Umum Perkemi Sumbar yang dijadwalkan pada 22-27 Juni 2026. (Foto: Dok. Pa
Panitia Kejurnaswil Kempo 2026, termasuk Almadi yang tengah memberikan penjelasan, menggelar rapat persiapan di Kantor KONI Sawahlunto untuk mematangkan agenda perebutan Piala Ketua Umum Perkemi Sumbar yang dijadwalkan pada 22-27 Juni 2026. (Foto: Dok. Pa

Kejurnaswil Kempo Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pariwisata Sawahlunto

Sawahlunto (Minangsatu)
- Kota Sawahlunto terus memantapkan diri sebagai tuan rumah berbagai agenda olahraga berskala regional. Salah satunya melalui pelaksanaan Kejuaraan Nasional Wilayah (Kejurnaswil) Shorinji Kempo perebutan Piala Ketua Umum Perkemi Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 27 Juni 2026 mendatang.

Persiapan menuju ajang tersebut mulai dimatangkan melalui rapat koordinasi Panitia Pelaksana dan Panitera yang digelar di Kantor KONI Kota Sawahlunto, Kamis (30/4/2026). Suasana rapat berlangsung serius namun penuh optimisme, mengingat event ini diperkirakan akan diikuti ribuan atlet dan ofisial dari berbagai daerah di Sumatera.

Ketua Pelaksana Nico Adrian yang diwakili Almadi mengatakan, rapat tahap awal ini bertujuan menyatukan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi antara seluruh unsur panitia agar pelaksanaan kejuaraan berjalan sukses.

Menurutnya, kekompakan panitia menjadi faktor penting dalam menyukseskan event olahraga berskala besar tersebut, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta dan tamu yang datang ke Sawahlunto.

“Kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga bentuk dukungan terhadap visi Pemerintah Kota Sawahlunto sebagai Kota Iven. Kami berharap kehadiran Kejurnaswil Kempo mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujar Almadi.

Ia menjelaskan, hingga saat ini sebanyak 20 kabupaten dan kota telah mendaftarkan diri sebagai peserta. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah mendekati pelaksanaan kejuaraan.
Meningkatnya jumlah peserta tentunya berdampak terhadap kebutuhan akomodasi di Kota Sawahlunto.

Untuk mengantisipasi hal itu, panitia mulai melakukan pendataan hotel, homestay, hingga kemungkinan memanfaatkan fasilitas sekolah di sekitar lokasi pertandingan sebagai tempat menginap atlet dan ofisial.

Panitia juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi menyukseskan event tersebut dengan membantu penyediaan tempat tinggal sementara bagi tamu dari luar daerah.

“Kami berharap dukungan masyarakat Sawahlunto. Jika ada rumah kosong atau rumah yang bisa dimanfaatkan untuk penginapan peserta, kiranya dapat diinformasikan kepada panitia.

Ini bentuk gotong royong kita demi suksesnya kegiatan bersama,” tambah Almadi. Kejuaraan ini mendapat dukungan melalui dana aspirasi Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Bagas Panyusunan Nasution, yang juga menjabat Ketua Umum Perkemi Sumbar.

Kehadiran Kejurnaswil di Kota Sawahlunto diharapkan menjadi momentum kebangkitan sektor olahraga sekaligus penggerak ekonomi masyarakat, terutama di bidang pariwisata, perdagangan, dan jasa penginapan.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Sawahlunto optimistis mampu menjadi tuan rumah yang baik serta menghadirkan pelaksanaan Kejurnaswil Shorinji Kempo 2026 yang sukses dan berkesan.


Wartawan : Hendra Idris
Editor : melatisan

Tag :Kejurnaswil Kempo, Momentum Kebangkitan, Ekonomi, Pariwisata Sawahlunto

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com