- Rabu, 16 Maret 2022
Kalah Dari DKI, Dedi Umar Akui Timnya Kurang Beruntung
Malang (Minangsatu) - "Hasil yang tidak kita harapkan ya. Hari ini kita kalah dari Jakarta Selatan. Anak-anak mampu menguasai pertandingan, namun kita tidak beruntung pada laga ini," ujar Pelatih PSP U-17 Dedi Umar kepada Minangsatu.
PSP U-17 harus mengakui keunggulan wakil DKI PSJS 0-1 pada laga ke-2 pertandingan penyisihan grup G Babak Nasional Piala Soeratin U-17, Rabu pagi (16/03/2022). Gol semata wayang PSJS dihasilkan oleh eksekusi free kick Muhammad Rafli pada menit ke 38'.
Dedi Umar menjelaskan bahwa timnya masih gegabah dalam penyelesaian akhir, sehingga banyak peluang terbuang percuma.
"Setidaknya ada 6 peluang wajib gol. Namun, tak satupun yang bisa dikonversi menjadi gol. Komunikasi dan ketenangan anak-anak sepertinya masih bermasalah. Semoga kekalahan ini bisa menjadi pembelajaran bagi anak-anak khususnya bagi kami tim pelatih," katanya.
Pertandingan terakhir menghadapi Sulawesi Tengah PSP U-17 wajib menang kalau ingin bisa melenggang dengan pasti ke babak berikutnya.
"Kita wajib menang lawan Palu, agar kita bisa aman dan nyaman ke babak selanjutnya. Di laga tadi Palu kalah dari Kalsel 5-2. Untungnya kita menang "head to head" dari Kalsel, jadi ini cukup menguntungkan kita," pungkasnya.*
Editor : Benk123
Tag :#pialasuratinu-17, #psppadangu-17, #dediumar, #psp
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PUTRA BATIPUH SELATAN, DAVID KURNIAWAN JADI BEST PLAYER LIGA 4 DIY 2025/2026
-
FWK DORONG OPTIMISME NASIONAL HADAPI TEKANAN 2026
-
DOSEN PJKR FKIP UNTAD GELAR COACHING CLINIC TENIS MEJA UNTUK ATLET BELIA RPP TEAM
-
KONI BENGKULU DILANTIK, WACANA BENGKULU–SUMBAR TUAN RUMAH BERSAMA PON 2032 MENGUAT
-
HASIL UJI COBA, NEGERI SEMBILAN VERSUS SEMEN PADANG 3-0
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG