HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Sabtu, 23 Maret 2024
Kakan Kemenag, Drs. H Alizar, M. Ag, Ajak Warga Jadikan Ramadan Sebagai Instropeksi Diri
Pd. Panjang (Minangsatu) - Kakan Kemenag Kota Padang Panjang, Drs. H Alizar, M. Ag, mengajak warga Serambi Mekkah untuk mengambil hikmah dari bulan suci Ramadan. Artinya, bagaimana kita menjadikan Ramadan sebagai renungan dan introspeksi diri. Terutama menjelang datangnya lebaran Idul Fitri.
Hal tersebut diungkapkan Alizar pada Minangsatu. com, Sabtu (23/3/2024). Ditambahkannya, disaat kondisi ekonomi yang saat ini cukup sulit,
kiranya kita bisa sedikit menahan diri terhadap hal hal dinilai mubazir. Misal, berbelanja sandang dan pengen saat akan hadapi lebaran.
" Disini, ada baiknya kita berhemat dengan berbelanja sesuai kebutuhan, dengan menghindari berbelanja hal hal mubazir," pesan Alizar.
Selain itu, Alizar juga mengingat warga, untuk membayarkan kewajiban berupa zakat fitrah, atau zakat harta bagi yang diberi kelebihan rezeki oleh Allah, SWT. Dengan membayarkan kewajiban, saudara kita berada di garis kemiskinan, seperti keluarga kurang mampu, anak yatim, piatu dan kaum papa, mereka nantinya bisa ikut berlebaran.
" Ramadan, telah melatih kita menahan diri dan mengajarkan kita untuk saling berbagi," tukuk Alizar yang juga berprofesi penceramah ini.
Editor : melatisan
Tag :#Instrospeksi Diri #Ramadhan
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
TP PKK PADANG PANJANG SALURKAN BANTUAN SEMBAKO KE WARGA KURANG MAMPU
-
KEJARI GELAR BAZAR RAMADAN, SEDIAKAN SEMBAKO MURAH
-
PEMKO–BPOM UJI 18 SAMPEL TAKJIL DI PASAR PUSAT, HASILNYA AMAN
-
NY. MARIA FERONIKA HENDRI PIMPIN PMI PADANG PANJANG GANTIKAN HERKI TONI
-
TRADISI BUKA RAMADAN DI MUSHALLA AN NUR SURAU BANCAH
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL