HOME BIROKRASI KOTA PADANG PANJANG
- Senin, 13 Mei 2024
Kadis Porapar, Nurasrizal: Objek Wisata Alam Lubuak Mato Kuciang Harus Diperbaiki
Pd. Panjang (Minangsatu) - Akibat dihantam air bah dan lahar dingin dari gunung Marapi dan Singgalang, Sabtu (11/5/2025) malam. Objek wisata alam berupa kolam pamandian Lubuk Mato Kuciang (LMK) berada di aliran batang air lembah anai ini, jalan dan separo phisik LMK ambruk diterjang air bah, termasuk kerusakan bangunan pendukung di area LMK.
Kata Kadis Porapar Kota Padang Panjang, Nurasrizal, MT dihubungi Minangsatu. com, Senin (13/5/2024), pihak berjanji akan memperbaiki kembali are pemandian LMK yang rubuh. Termasuk melakukan koordinasi dengan pihak terkait di Dinas PUPR. Ini ranahnya, masuk dalam aliran air dan sungai, ujarnya
Saat ini kita tengah mempersiapkan proposal akan disampaikan pada instansi terkait, mudah mudahan objek wisata pemandian LMK bisa secepatnya diperbaiki.
" Termasuk fasilitas jalan dan parkir kendaraan berada dekat pintu masuk objek LMK, kini kondisinya hancur dan masuk ke dalam aliran batang air lembah anai," tukuk Nurasrizal.
Editor : melatisan
Tag :#Objek Pemandian #Lubuk Mata Kucing
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO PADANG PANJANG, SERAHKAN BANTUAN KE123 PPKS DAN 110 KK KORBAN BENCANA
-
PEMERINTAH PUSAT SALURKAN BANTUAN PASCABENCANA KE WARGA PADANG PANJANG TERDAMPAK
-
PEMKO PADANG PANJANG SALURKAN BANSOS EKONOMI DAN ISI HUNTARA KEPADA 383 KPM
-
POLRES GELAR TFG PENGATURAN ARUS LALU LINTAS JALUR PADANG–PADANG PANJANG
-
TINJAU PASAR PUSAT, WAWAKO ALLEX DORONG KEBERSIHAN DAN PENATAAN KAWASAN
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK