HOME PERISTIWA KABUPATEN TANAH DATAR
- Jumat, 19 April 2024
Jalan Kelok Lubuak Hantu Mulai Retak, Sistim Buka Tutup Di Berlakukan
Tanah Datar (Minangsatu) - Jalan nasional berada di jembatan kelok Lubuak Hantu, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, kini mulai mengalami keretakan pasca hujan yang terjadi, Jumat (19/4/2024) petang. Petugas berlakukan sistim buka tutup, dan menghimbau pengguna jalan dari dan ke Bukittinggi_Padang gunakan rute Malalak.
Kondisi jalan nasional simpang Lubuak Hantu pasca lebaran kondisinya sekarang semakin memprihatinkan. Badan jalan berada didepan jembatan kereta api kelok Lubuak Hantu, kini hanya dapat dilewati satu satu dengan gunakan sistim buka tutup. Setiap terjadi curah hujan tinggi dikawasan gunung Marapi, genangan air gunung Marapi bermuara dekat jembatan Lubuak Hantu.
Menurut Dedi, 47, salah seorang warga Sumbar kerap melewati rute Lubuak Hantu, sebaiknya pemerintah provinsi melalui lembaga terkait secepatnya mencarikan solusi agar tidak mengganggu rutinitas warga saban hari melintas disini.
" Dampak lain jika jalan kelok Lubuak Hantu terganggu, termasuk ke ekonomi warga Sumatra Barat. Karena, jalur ini termasuk jalur padat dilewati berbagai kendaraan membawa berbagai kebutuhan warga saban hari," tandas Dedi
Sementara petugas dari Polres Padang Panjang dan TNI bertugas mengamankan arus lalu lintas di jembatan kelok Lubuak Hantu, Jumat (19/4/2024) petang, memberlakuksn sistim buka tutup seiring badan jalan dilokasi tersebut mulai alami keretakan dan membahayakan bagi kendaraan yang melintas. Terutama bagi kendaraan bertonase besar. Karena, petang itu air sudah meluber ke jalan.
" Warga ingin ke Padang dari Bukittinggi atau sebaliknya, kita himbau lewati jalur Malalak," ujar petugas setempat.
Editor : melatisan
Tag :#Jalan Nasional Kelok Lubuak Hantu
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DIDUGA ALAMI REM BLONG, TRUK TRAILER BERMUATAN PUPUK HANTAM TRUK CARGO DAN PESEPEDA MOTOR
-
KONDISI WARGA JORONG SUNGAI RAYO MASIH MEMPRIHATINKAN PASCA GALODO
-
FATIMAH, WARGA BATANG ANAI KEHILANGAN SEJUMLAH ANGGOTA KELUARGA DI BANJIR JEMBATAN KEMBAR
-
SATU UNIT RUMAH KAYU MILIK WARGA JORONG PATO, NAGARI BATU BULEK LUDES TERBAKAR, KERUGIAN DITAKSIR RP 100 JUTA
-
KEBAKARAN HEBAT DI NAGARI PARAMBAHAN, 3 RUMAH DAN 1 BENGKEL LUBES DILALAP API
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK