HOME SOSIAL BUDAYA RANTAU
- Selasa, 5 Maret 2019
Hebat, Perantau Minang Di Sumsel Punya Kantor Bantuan Hukum Sendiri
Palembang (Minangsatu) – Para perantau Minangkabau di Sumatera Selatan (Sumsel), di bawah koordinasi Badan Musyawarah Keluarga Minangkabau (BMKM) Sumsel mempunyai banyak aktifitas. Selain menyediakan ambulan serta paket bantuan penyelenggaraan jenazah secara gratis, mereka bahkan juga mendirikan Kantor Bantuan Hukum.
Menurut H Mulyadi Dt Marah Bangso, salah seorang perantau Minang di Sumsel yang juga dipercaya sebagai Dewan Penasehat Solok Saiyo Sakato (S3) Kota Palembang, seabreg aktifitas perantau di Sumsel itu dikerjakan secara gotoroyong. “Kami bersama-sama melakukannya, termasuk dalam hal pembiayaan. Sagalonyo dipasamoan. Basamo mangko manjadi,” tutur Dt marah Bangso kepada Minangsatu, Selasa (5/3).
Dikatakan, selain menyediakan mobil ambulan, jika ada kematian, disediakan paket kantong pelaksanaan pengurusan jenazah. Ini diberikan secara gatis bagi warga Minang di Palembang, khususnya warga BMKM,” katanya.
Di bawah Ketua Umum BMKM Sumsel, Drs. H. Noprizon, M.Kes, Apt Sutan Rajo Agam dan Ketua Umum S3 Kota Palembang AKBP (Purn). H. Jafrial, SH, MH, geliat kiprah perantau di Sumsel kian bersinar. Sehingga bisa menaungi sekitar 600 ribu perantau Minang di senatero Sumsel dan melaksanakan berbagai kegiatan untuk menjalin silaturrahmi. "Setiap blan dilakukan pengajian di Mesjid Al Ikhlas HM Arma, mesjid yang terletak di Jalan Soekarno Hatt ini dibangun secara bersama oleh warga BMKM sendiri," ungkap Dt Marah Bangso.
Tidak itu saja, BMKM Sumsel juga sudah membuka Kantor Hukum dan LBH BMKM. “Lembaga bantuan hokum ini akan memberikan bantuan hukum dan advokasi bagi perantau Minang di Sumsel, khususnya kita Palembang yang tersangkut masalah hukum baik perdata maupun pidana, secara gratis,” ujar Mulyadi Dt Marah Bangso.
Editor : TE
Tag :Perantau #S3 Palembang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GUBERNUR MAHYELDI: IKM ENERGI BESAR PEMBANGUNAN SUMBAR
-
LIBUR LEBARAN TIBA, ARUS KENDARAAN MENUJU SUMBAR DARI RIAU MENINGKAT
-
HADIRI GATHERING ALUMNI MALAYSIA DI JAKARTA, MAHYELDI MENILAI BISA LAHIRKAN GAGASAN DAN PELUANG KOLABORASI
-
FWK TEGASKAN 9 FEBRUARI TETAP HARI PERS NASIONAL, SOROTI SEJARAH DAN DESAK REVISI UU PERS
-
GUBERNUR MAHYELDI RANGKUL PERANTAU RINGANKAN BEBAN KORBAN BENCANA DI SUMBAR, DONASI TERKUMPUL RP1 MILIAR
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG