HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG
- Senin, 8 Agustus 2022
Gubernur Sumbar: Jadikan HUT Kota Padang Ke-353 Momentum Lestarikan Budaya Etnis
Padang (Minangsatu) - Hari jadi Kota Padang merupakan suatu momentum yang paling tepat untuk mengingat kembali tujuan dibentuknya Kota Padang, serta sebagai bentuk evaluasi, apa yang telah dilakukan dan menginterverisir tugas-tugas yang belum dituntaskan.
Hal itu ditegaskan Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi, saat menyampaikan sambutan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Padang dalan rangka Peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-353 tahun, di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Kota Padang, Jl. Sawahan, Padang, Minggu (7/8/2022).
“Kota Padang akan dipersiapkan menjadi kota yang modern dan internasional dalam hal pemerataan pelayanan publik. Saat ini, Kota Padang telah menyediakan Trans Padang, serta saat ini PDAM Kota Padang sudah menyediakan air siap minum,” ujar gubernur.
Gubernur juga mengingatkan untuk terus memegang erat adat istiadat dan nilai-nilai yang dituangkan dalam kearifan lokal masyarakat Kota Padang, serta perlu ada penguatan-penguatan kedepannya.
“Padang diharapkan menjadi kota yang memiliki peradaban tinggi. Ditengah-tengah penetrasi budaya asing yang kian masif, kita khawatir sekarang ini banyak terjadi penetrasi dari budaya asing,” imbuh gubernur.
Gubernur juga mengapresiasi Kota Padang, dalam memelihara etnis-etnis yang ada di Sumbar, bahkan seluruh etnis Kota Padang mendapat penghargaan sebagai mana mestinya. Hal itu tampak dari perbauran antar suku-suku yang ada di Sumbar bahkan mereka ada yang tidak bisa lagi berbahasa ibunya, sudah menyatu dengan budaya Minangkabau.
Walikota Padang, Hendri Septa, mengajak seluruh masyarakat Kota Padang untuk memperkokoh sinergi dalam pembangunan dan bangkit dalam keunggulan sehingga meningkatnya kesejahteraan masyarakat Kota Padang.
Menurut Hendri, Pemko Padang sedang mengupayakan ketersediaan infrastruktur yang layak dengan mendukung konektivitas pembangunan jalan dan transportasi antar wilayah melalui konsep Padang Beltline.
"Melalui konsep dan kebijakan Padang Beltline yang menghubungkan antar wilayah di Kota Padang dalam pengembangan potensi dan aktivitas sosial, ekonomi dan budaya dengan mengintegrasikan program kegiatan lintas sektor dan melibatkan masyarakat, maka diharapkan semua wilayah di Kota Padang dapat tumbuh dan berkembang secara beriringan dan merata,” harap Wako Hendri.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD DPRD Kota Padang, Syafrial Kani, berharap, peringatan hari jadi Kota Padang dapat menjadi evaluasi kinerja dari tahun ke tahun, dan peringatan hari jadi ini bukan rutinitas semata, hendaknya apa yang sudah dilakukan menjadi motivasi untuk membangun Kota Padang yang memiliki visi mewujudkan Kota Padang yang unggul, aman, bersih, tertib, bersahabat dan menghargai kearifan lokal.
Pelaksanaan sidang paripurna ini sedikit berbeda dari rapat paripurna sebelumnya, dimana Peringatan HUT Kota Padang ke-353 ini bersamaan dengan Peringatan APEKSI ke - XV mulai tanggal 7 - 10 Agustus 2022. Tahun ini tema HUT Kota Padang mengangkat tema ‘Memperkokoh Sinergi Dalam Pembangunan dan Bangkit Dalam Keunggulan’
Dalam rapat paripurna tersebut turut hadir Sekda Kota Padang, Andre Algamar, beserta unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, bundo kanduang serta perwakilan berbagai organisasi masyarakat.(*)
Editor : Benk123
Tag :#hutkotapadang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
AYO BURUAN! SEMEN PADANG GELAR MUDIK GRATIS MENTAWAI–PADANG–MENTAWAI UNTUK 700 KUOTA
-
GUBERNUR MAHYELDI SERAHKAN BANTUAN BEDAH RUMAH UNTUK WARGA KOTO TANGAH, PADANG
-
SINERGI PENYALAAN SERENTAK LUTD, PT PLN (PERSERO) UID SUMATERA BARAT BERBAGI CAHAYA DI BULAN RAMADHAN BERSAMA KAJATI SUMATERA BARAT
-
PWRI SUMBAR SERAHKAN BANTUAN UNTUK KORBAN BANJIR BANDANG DI KOTA PADANG
-
M. DIEN DITETAPKAN AKLAMASI JADI KETUA PII SUMBAR, NANUK: INSINYUR SANGAT STRATEGIS MERANCANG SOLUSI PEMBANGUNAN
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL