HOME PEMBANGUNAN PROVINSI SUMATERA BARAT
- Sabtu, 4 September 2021
Gubernur Sumbar Dorong Sinergi Pemerintah Dengan Ikatan Arsitek Indonesia
Padang (Minangsatu) - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mendorong sinergi antara pemerintah daerah dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) untuk kepentingan pembangunan daerah ini yang masuk zona rawan bencana.
"Sumbar merupakan salah satu daerah rawan bencana karena itu perencanaan untuk pembangunan harus sesuai dengan kondisi. IAI memiliki ilmu dan teknologi untuk hal itu sehingga bisa bersinergi dalam pembangunan daerah," katanya saat menghadiri Rapat Kerja Provinsi dan Pengukuhan Kepengurusan Ikatan Arsitek Indonesia provinsi Sumatera Barat masa bakti 2001-2004 di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (4/9/21).
Gubernur mengatakan dalam masa pandemi COVID-19 kemampuan fiskal daerah jauh menurun karena anggaran tersedot untuk penanganan pandemi sementara anggaran dari pusat seperti DAU juga menurun. Kunci untuk melanjutkan pembangunan di masa pandemi tersebut adalah sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk swasta dan perantau.
Dikatakan di tataran pemerintah, sinergi dan kolaborasi telah dilakukan mulai dari tingkat Nagari pemerintah kabupaten/kota dan provinsi. Segala potensi dimaksimalkan juga dengan melibatkan para perantau meskipun dalam masa pandami kemampuan perantau juga terkena efek.
Terkait organisasi, Mahyeldi berpesan untuk menjaga soliditas agar tujuan dan visi misi bisa tercapai secara maksimal. "Jangan sampai terjadi perpecahan sehingga akan menyita konsentrasi yang akan merugikan profesi sendiri," ujarnya.
Sementara itu Deputy IAI Region Sumatera, Denni Iwan Setiawan, mengatakan IAI merupakan satu-satunya organisasi arsitek yang diakui oleh negara. Hal itu bisa terjadi karena IAI selalu berpegang teguh pada prinsip dan idealisme. Arsitek membutuhkan lisensi untuk bisa bekerja. Dalam waktu dekat lisensi itu akan masuk ke ranah provinsi. Karena itu ia berharap dukungan dari Pemprov Sumbar untuk penerbitan lisensi itu.
Pada kesempatan itu, dilaksankan Mou antara Universitas Eka Sakti dan IAI Sumbar. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Ekasakti, Otong Rosadi SH, MH dengan ketua IAI Sumbar, Ivo Fridiana MT IAI. MoU tentang pendidikan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia serta sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja di bidang konstuksi
Ketua IAI Sumbar, Ivo Fridiana, MT, IAI menyebut sesuai aturan dalam melakukan praktek seorang arsitek yang terlibat dalam penyelenggaraan bangunan gedung wajib memiliki lisensi dari IAI. "Oleh karena itu kami mengambil tema menyongsong pranata baru profesi arsitek Indonesia yang dalam salah satu rangkaian acaranya yaitu sosialisasi terkait Dewan Arsitek Indonesia, Surat Tanda Registrasi Arsitek dan Lisensi Arsitek yang disampaikan oleh narasumber dari Dewan Arsitek Indonesia secara daring," katanya.
Ikut hadir dalam acara itu Wakil Walikota Sawahlunto dan Kepala Dinas PU Kota Pariaman dan semua mitra IAI Sumbar.
Editor : ranof
Tag :#IAI#Rawan bencana#Gubernur#Sumbar#Mahyeldi#
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
WAGUB SUMBAR VASKO : PEMPROV SIAP MEMBANGUN DIALOG DAN MENERIMA REKOMENDASI STRATEGIS DARI KAHMI
-
SUMBAR CANANGKAN TOBAT EKOLOGIS DAN PENANAMAN POHON, OLEH GUBERNUR DAN MENTERI LH
-
SUMBAR JADI PROVINSI PERTAMA TUNTASKAN KESEPAKATAN LP2B, LUAS LAHAN PERTANIAN TERLINDUNGI CAPAI 166 RIBU HEKTARE
-
SENSUS EKONOMI 2026 DICANANGKAN, GUBERNUR BERHARAP DIPEROLEH DATA AKURAT UNTUK PERENCANAAN PEMBANGUNAN LEBIH BAIK
-
TANAM 1.000 POHON DI HUTAN KOTA MALVINAS, MAHYELDI SERUKAN AKSI NYATA CEGAH BANJIR DAN KRISIS IKLIM
-
TOLERANSI DAN KETEGUHAN NILAI: MENYIKAPI ISU LGBT DI TENGAH MASYARAKAT KITA
-
PERKUAT LAYANAN DASAR BERBASIS DIGITAL, PEMPROV SUMBAR LUNCURKAN SAPA SPM DAN RUNDIANG SPM
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK