HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG
- Minggu, 12 Maret 2023
Gubernur Minta PSDA Hentikan Pembangunan Irigasi Masuk Saluran Drainase Perumahan Indah Pratama Padang
Padang (Minangsatu) - Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah akhirnya minta kepada PSDA menghentikan dulu pembangunan jaringan/saluran Irigasi yang melalui saluran Drainase di Komplek Indah Pratama I RT 006 RW 001 Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Padang.
Penegasan itu disampaikan Gubernur saat menerima perwakilan warga Komplek Indah Pratama I di Istana Gubernur Sumbar dalam rangka Audiensi terkait dengan Pembangunan Saluran Buang Irigasi yang akan dimasukan ke saluran Drainase komplek perumahan tersebut pada hari Sabtu 11 Maret 2023. Dalam pertemuan itu juga hadir Kepala PSDA Provinsi SUMBAR beserta jajarannya.
Perwakilan warga komplek Indah Pratama yang berjumlah lebih 10 orang itu, dipimpin oleh Ketua RT nya Joni Irwanddy. Kepada Gubernur dipaparkannya semua permasalahan dan data2 kondisi komplek yang selalu kebanjiran dikala hujan selama ini, serta beberapa hal terkait dengan Pembangunan Irigasi.
Soal pembangunan saluran irigasi, kata Joni, kepada Gubernur ada beberapa hal yang dilanggar dan diabaikan. "Pertama kenapa Kesepakatan saat rapat di kantor Camat Nanggalo pada hari Jumat 3 Maret 2023 diabaikan, kedua, kenapa tidak ada koordinasi/pemberitahuan kepada Ketua RT 006 terkait dengan masuknya/datangnya Alat Berat untuk menggali saluran Irigasi pada hari Kamis 9 Maret 2023 sekitar pukul 11:30 Wib. Ketiga kami tidak menolak Pembangunan saluran Irigasi, namun atasi juga sekaligus banjir yang ada di Komplek Indah Pratama, karena jika saluran IRIGASI ini dikoneksikan dengan saluran DRAINASE di Blok A.11 dan A.12 maka dampaknya sangat dikawatirkan, karena selama ini kawasan/area tersebut rawan banjir," jelas Joni.
![]() |
Setelah berdiskusi bersama warga, Gubernur Sumbar Mahyeldy yang akrab disapa Buya itu, sangat memahami dan prihatin kondisi banjir yang dialami warga dan dampak kedepannya jika saluran irigasi itu dibangun melalui saluran drainase perumahan.
Gubernur menegaskan pihaknya bersedia untuk memfasilitasi permasalahan tersebut dengan berkoordinasi dengan Pemko Padang, Gubernur langsung melakukan kontak telepon dengan Sekda Kota Padang untuk dapat melihat langsung lokasi dan melibatkan semua pihak yang terkait untuk mencarikan solusi permasalah tersebut.
Untuk sementara waktu hingga ada kesepakatan, Gubernur menegaskan, pengerjaan Pembangunan Irigasi dihentikan dulu, terang Gubernur Sumbar kepada Kepala PSDA Provinsi Sumbar, "imbuh Joni" dan Gubernur siap untuk mendampingi Warga KIP /RT 006 untuk penyelesaian permasalah ini.
Joni Irwandy atas nama warga KIP /RT. 006 sangat berterima kasih kepada Gubernur Sumbar yang mau memfasilitasi permasalahan IRIGASI yang akan terkoneksi dengan saluran drainase. "Kami sangat yakin Gubernur akan berlaku bijaksana dan adil dalam mencari solusi permasalah ini, karena waktu masih menjadi Wakil Walikota Padang, Gubernur Sumbar pernah melihat dan langsung turun kelapangan ketika banjir bandang melanda Komplek Indah Pratama pada tahun 2012 yang lalu. Kami merasa bangga dan terharu Gubernur Sumbar mau menerima, mendampingi dan mencarikan solusi akan permasalahan Irigasi ini, terimakasih Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi Ansharullah," ucap warga yang menghadiri audensi tersebut.
Editor : ranof
Tag :#Banjir perumahan #Padang #Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
HADIRI HARLAH KE-80 DAN RAKERWIL MUSLIMAT NU SUMBAR, NETRA EKAWATI BERSAMA KETUA PC PASAMAN BARAT PERKUAT PERAN PEREMPUAN
-
BANK NAGARI KIRIM RENDANG 50 KG DAN BANTUAN DANA UNTUK KORBAN GEMPA NTT
-
SEMARAK HUT RI, KEPALA BPJN SUMBAR ELSA PUTRA FRIANDI IKUT LOMBA MAKAN KERUPUK DAN BALAP KARUNG
-
HUNIAN BARU, HARAPAN BARU: PLN SIAPKAN LISTRIK ANDAL UNTUK WARGA TERDAMPAK BENCANA DI PADANG
-
SAMBUT HUT KE-81 RI, GRIB JAYA KOTO TANGAH GELAR FESTIVAL KARAOKE TINGKAT KOTA PADANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
