HOME BIROKRASI KOTA PADANG PANJANG

  • Selasa, 2 April 2019

FGD Daerah Dalam Angka Menuju Padang Panjang Satu Data

Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran ketika membuka kegiatan Focus Group Discudsion (FGD) di balai kota setempat, Selasa (2/4)
Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran ketika membuka kegiatan Focus Group Discudsion (FGD) di balai kota setempat, Selasa (2/4)

Padang Panjang (Minangsatu) - Data sebagai patokan dalam mengambil kebijakan, harus senantiasa diperbarui. 

"Mari kita sama-sama pemberbaharui dan men-update data yang akan diberikan pada tahun 2019," ajak Walikota Padang Panjang Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano saat membuka kegiatan Focus Group Discudsion (FGD) Daerah Dalam Angka 2019 dan Menuju Satu Data Padang Panjang di Hall Lt. III Balaikota, Selasa (2/4).

Kegiatan digelar oleh Badan Pusat Statistik Kota Padang Panjang bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kota Padang Panjang.

Turut hadir Ketua DPRD Dr. Novi Hendri, SE, M.Si, unsur Forkopimda serta diikuti oleh Kepala OPD, Instansi Vertikal se Kota Padang Panjang.

Fadly menyebutkan untuk diketahui, dalam arti sempit statistik dapat diartikan berupa data. Dan untuk memahami pentingnya penyajian data Fadly mengajak seluruh OPD untuk bersinergi dengan BPS dalam menyajikan data.

"Kami ingin penyajian data yang diberikan jangan berupa angka yang sifatnya hanya dipajang, tetapi bagaimana cara kita mengemasnya dalam bentuk penyampaian yang masyarakat bisa mengetahui," jelas Fadly.

Tidak hanya itu, tersedianya data yang akurat menjadi landasan untuk kebijakan pembangunan yang dapat bersifat real time. Data yang dimiliki jangan ditutupi, seperti data dari penerimaan pajak, penuntasan kemiskinan yang berupa berapa jumlah masyarakat yang menerima dan berapa dana yang diberikan bagi masyarakat miskin tersebut.

Dari hal tersebut, Fadly meminta untuk seluruh OPD agar dapat mensupply data yang mutakhir dalam bentuk statistik, sehingga tidak perlu repot-repot diakhir tahun merekap seluruh kegiatan.

Selanjutnya, agar data yang diberikan dapat dipahami masyarakat, bentuk penyajian data tersebut harus disajikan dengan menarik dan mudah dipahami.

"Saya ingin penyajian data itu berupa info grafis yang transparan sehingga masyarakat dengan mudah memahamaminya," tutup Fadly.

Sementara Kepala BPS Arius Jonnaidi, SE, ME menyebutkan bahwa ada beberapa faktor yang diharapkan dalam penyelenggaraan FGD salah satunya untuk memberikan informasi dan pemahaman bagi instansi dalam penyajian data yang akurat dan tansparan.

Sebagai motivasi bagi OPD dan Instansi Vertikal, maka BPS memberikan penghargaan kepada instansi yang pemasukan tercepat, terlengkap dan akurat data pada tahun 2018 yakni BPKD, PDAM dan Kemenag. 


Wartawan : Zulham Beni Kusuma
Editor : T E

Tag :Pemko Padang Panjang

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com