- Senin, 16 November 2020
Empat Qori/Qoriah Payakumbuh Perkuat Sumbar Di MTQ Nasional Ke 28, Wawako Erwin Yunaz Beri Dukungan
Sikabu (Minangsatu) - Wakil Wali Kota Erwin Yunaz memberikan dukungan moril kepada empat orang qori/qoriah Kota Payakumbuh yang ikut dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke XXVIII, yang dilaksanakan tanggal 12-21 November 2020 di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Dukungan itu diberikan Wawako Erwin dengan datang langsung ke iven malam pembukaan acara di venue utama yang berlokasi di Sikabu, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (14/11).
Pada perlombaan yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali ini, dari 54 orang yang dikirim Sumbar untuk berbagai cabang perlombaaan empat orang qori/qoriah di antaranya berasal dari Kota Payakumbuh, yakni M. Harrun Arrasyid dan Muhammad Dhonan Lathif untuk cabang Fahmil Putra, Diang Kumala untuk cabang Fahmil Putri, dan Kuntum Khaira Ummah untuk cabang Syahril Putri.
"Pemprov Sumbar sudah menyiapkan bonus bagi kafilah Sumbar yang berhasil mendapatkan prestasi. Hal itu sebagai bentuk penghargaan bagi mereka yang mengharumkan nama Sumbar. Pemko sudah memberikan bonus kepada kafilah kita yang juara di tingkat provinsi, kali ini kita datang berikan dukungan moril kepada mereka untuk bertarung di tingkat nasional, biar mereka lebih percaya diri tampil nanti," kata Erwin Yunaz didampingi Ketua LPTQ Kota Payakumbuh Rida Ananda.
Untuk informasi, babak penyisihan akan dilaksanakan dari tanggal 15 hingga 17 November. Sedangkan untuk babak semifinal akan dilaksanakan 18 November, sehari sebelum babak final 19 November.
Untuk diketahui, MTQ Nasional ke 28 yang diadakan ini memiliki venue MTQ sebanyak 12 tempat tersebar di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman. Ribuan peserta merupakan perwakilan dari 32 provinsi di Indonesia.
Ketua LPTQ Kota Payakumbuh Rida Ananda didampingi Kabag Kesra Ul Fakhri menyebut pengurus LPTQ juga secara bergantian datang ke Padang untuk menyaksikan dan memberikan support untuk kafilah Sumbar yang lagi tampil.
"Hal ini tentunya lebih untuk menemani dan memberikan rasa nyaman kepada kafilah yang berasal dari Payakumbuh," kata Rida.
Promosi UMKM Payakumbuh di Ajang MTQ
Sementara itu, dari informasi yang diperoleh media, ternyata ada tiga usaha mikro kecil menengah atau UMKM dari Kota Payakumbuh yang ikut berpartisipasi di pameran UMKM MTQ Nasional Ke 28 di Sumbar tersebut.
Mereka diutus dari tiga instansi berbeda, oleh mitra binaannya masing-masing. Ada Samara Frozen Food yang diutus oleh Angkasa Pura II, D'Fitranats sebagai desainer produk bordir dan kerancang yang diutus oleh Dekranasda Provinsi Sumbar, serta Rendang Mala diutus oleh Bhayangkari Pengurus Daerah Sumbar/Polda Sumbar.
Dihubungi terpisah, Ketua Dekranasda Henny Riza Falepi mengatakan ini adalah cans yang cukup potensial bagi pelaku UMKM Payakumbuh untuk dapat terus mempromosikan produk mereka. Apalagi bisa bermitra dengan instansi tinggi di Indonesia sehingga tentu memberikan dampak yang cukup baik bagi jalannya usaha mereka.
"Kita sangat mengapresiasi hal ini, Alhamdulillah, kita bersyukur ya karna produk UMKM Payakumbuh dipercaya, tentu itu karna kualitasnya juga," kata Henny.
Editor : sc.astra
Tag :#MTQNasional28 #Sumbar #ErwinYunaz #Payakumbuh
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
JEMAAH CALON HAJI KLOTER 13 DAN KLOTER 14 DARI PAYAKUMBUH BERANGKAT KE TANAH SUCI MAKKAH
-
175 JEMAAH CALON HAJI ASAL KOTA PAYAKUMBUH DILEPAS KE TANAH SUCI MAKKAH
-
BERBEDA DENGAN PEMKO, KETUA DPRD PAYAKUMBUH SHALAT IDUL FITRI HARI SABTU
-
PEMKO PAYAKUMBUH GELAR SHALAT IDUL FITRI JUMAT PAGI DI HALAMAN BALAI KOTA
-
WALI KOTA PAYAKUMBUH AJAK MASYARAKAT BERLOMBA-LOMBA TEBAR KEBAIKAN
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG