HOME KESEHATAN PROVINSI SUMATERA BARAT
- Jumat, 21 Agustus 2020
Dr. Andani Eka Putra, Serukan Agar Semua Lini Bergerak Mengedukasi Masyarakat Soal Covid-19
Padang (Minangsatu) - Rendahnya kepedulian masyarakat dan paralel dengan sikap "mada" dalam mengikuti protokol kesehatan, penanganan Covid-19 di Sumbar, makin berat. Sampai-sampai DR.dr. Andani Eka Putra, menyerukan agar semua lini dari atas sampai ke bawah melakukan edukasi masif kepada masyarakat.
Jumlah penderita Covid-19 Sumbar yang sempat landai di bulan Juli, sekarang menanjak tajam lagi dalam periode Agustus. Sampai Rabu, 19 Agustus 2020, positif Covid-19, sudah 1.484 pasien, dengan penambahan terakhir 44 orang, sehingga provinsi Sumbar mengalami ledakan positif baru Covid-19.
"Aksi yang harus dilakukan sekarang oleh semua lini," kata Dr. dr. Andani Eka Putra, "mengedukasi masyarakat secara masif tentang Covid-19."
Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi, Fakultas Kedokteran Univeritas Andalas, Padang, itu menjelaskan, edukasi kepada warga dari tingkat atas sampai ke nagari dan jorong harus dilakukan penyadaran ke masyarakat, sebagaimana siaran pers yang diterima Minangsatu, Jumat (21/8/2020) dari Komisi Informasi Sumbar.
"Tapi yang paling penting tokoh masyarakat dan aparatur pemerintah harus paham tentang covid-19 ini," jelas dr Andani yang didaulat sebagai pembicara utama diskusi virtual Mencari Formula Menekan Penyebaran Covid-19 di Sumbar.
Dikusi digelar tiga lembaga negara di Sumbar, Ombudsman, Komisi Informasi dan Komnas HAM, dengan membentuk Cluster Pengawasan Penanganan Covid-19 (CPPC) Sumbar. Ketiga lembaga memandang kondisi Covid 19 makin menjadi ancaman nyata. Sumbar akan menjadi zona merah penyebaran Covid-19, sebab positivity rate Sumbar mengalami tren kenaikan.
dr Andani juga menegaskan dalam memutus penyebaran harus dilakukan 5 P, yaitu pendidikan, pelacakan, pemeriksaan, pengobatan, dan pengkarantinaan.
Sementara plt Bupati Solok Selatan, Abdul Rahman, mengaku sudah melakukan upaya edukasi, namun banyak kendala yang dihadapi di tengah masyarakat.
"Di kampung-kampung, masyarakat terjebak dengan pemikiran yang salah tentang Covid 19 ini, seperti virus tidak menyerang petani tapi hanya pejabat, ini terjadi di lapangan. Di Solsel kita merekrut edukator untuk memberikan edukasi ke masyarakat," terang Abdul Rahman.
![]() |
Sari Lenggogeni Ph.D, yang hadir sebagai pembicara menekankan kepada lemahnya kepercayaan masyarakat, karena termakan informasi hoaks.
"Edukasi memang jadi jalan terbaik, saya sendiri mengalami bagaimana masyarakat tidak mau melakukan swab karena takut, mereka berpikir swab itu sakit, banyak informasi salah yang dipercaya oleh masyarakat," tukas Riri, panggilan akrabnya.
Juru bicara gugus tugas penanganan covid-19 Sumbar, Jasman, menambahkan tidak hanya masyarakat yang perlu diedukasi, bahkan kepala daerah di kabupaten kota juga perlu diberikan penyadaran.
"Zona hijau dianggap seperti penghargaan, akibatnya ada satu kepala daerah yang tidak mau mengirimkan sample ke Labor Unand, agar daerahnya dikategorikan hijau," tukuk Jasman.
Diskusi yang dimoderatori oleh Adel Wahidi ini ditutup oleh Buya Mas'oed Abidin. Buya memberikan pemahaman tentang merdeka di tengah Covid bukan berarti bebas.
"Merdeka itu patuh, taat dan disiplin. Secara positif, Covid-19 ini adalah anugerah karena mengajarkan kita untuk patuh dan disiplin, makanya Buya menghimbau ke masyarakat, ikutilah protokol kesahatan, Insya Allah kita bebas dari Covid 19," nasehat Buya Mas'oed.
nasehat buya.
Diskusi yang berlangsung selama 3 jam tersebut menjadi catatan bagi CPPC 19 Sumbar.
"Akan ada banyak tugas selanjutnya bagi cluster pengawasan ini, kita akan menyusun langkah tindak lanjut untuk mengawasi, memberikan masukan, serta melakukan aksi nyata," kata koordinator CPPC 19, Yefri Heriani diamini oleh Ketua Komisi Informasi Sumbar, Nofal Wiska dan Kepala Komnas HAM Sumbar, Sultanul Arifin.
Editor : ranof
Tag :#dr andani#ombudsman#komisi informasi#komnas ham#pccp#sumbar#
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SYAMEL MUHAMMAD RESMI PIMPIN YKI SUMBAR, GUBERNUR MAHYELDI AJAK PERKUAT SINERGI PENANGGULANGAN KANKER
-
GUBERNUR DUKUNG ATLET DISABILITAS INTELEKTUAL DAN APRESIASI LAYANAN KESEHATAN GRATIS ATLET SOINA SUMBAR
-
HARI GIZI NASIONAL, GUBERNUR MAHYELDI, MINTA PEMENUHAN GIZI TERINTEGRASI DENGAN DUNIA PENDIDIKAN
-
FKUI–RSCM PERKUAT LAYANAN BEDAH SARAF DI RSUD M. NATSIR SOLOK, GUBERNUR MAHYELDI BERHARAP KOLABORASI INI TERUS BERJALAN
-
JALAN SANTAI WARGA SUMBAR DI PADANG, MERIAH MENUJU BADAN SEHAT BERSAMA GUBERNUR MAHYELDI
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
