- Rabu, 24 Oktober 2018
Disambar Petir, Seorang Petani Tewas Di Sawah Solok
KOTA SOLOK (Minangsatu) - Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih. Martini, (38), warga pandan puti, harus meregang nyawa akibat disambar petir di Sawah Solok. Hujan deras yang disertai petir yang terjadi pada Rabu (24/10), menimbulkan bencana bagi perempuan yang bekerja sebagai petani tersebut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, siang itu, Martini bersama satu orang korban lainnya Baiti,warga IX Jorong, sedang bekerja mencabut benih padi di sawah Solok, persisnya dibelakang kantor Balaikota setempat.
Ketika hujan deras, sekitar pukul 14.15 Wib, Martini dan Baiti memutuskan berteduh disebuah pondok yang ada di areal sawah tersebut. Namun malang, petir menyambar lokasi tempat mereka berteduh.
Malang bagi Martini, Sambaran petir membuatnya menghembuskan nafas terakhir di lokasi kejadian. Sementara Baiti, yang berada tak jauh dari posisi Martini, hanya mengalami luka bakar serius .
Kejadian naas itu akhirnya diketahui warga yang kebetulan melintas di lokasi. Tim gabungan Damkar, BPBD dan PMI kota Solok mendapat laporan musibah itu langsung melakukan evakuasi
"Korban yang mengalami luka bakar, sudah dievakuasi ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan, sementara korban meninggal dunia sudah dibawa Kerumah duka," sebut petugas BPBD Kota Solok.
(Garnadi)
Editor :
Tag :#sambar petir #solok
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KOTA SOLOK DILANDA BANJIR, WALIKOTA RAMADHANI TINJAU WARGA TERDAMPAK DI KELURAHAN IX KORONG
-
WALIKOTA SOLOK RAMADHANI KIRANA PUTRA TINJAU LOKASI TERDAMPAK BANJIR DI KELURAHAN TANAH GARAM
-
HUJA DERAS DISERTAI ANGIN PUTING BELIUNG HANTAM KOTA SOLOK, PULUHAN BANGUNAN RUSAK
-
DINILAI TIDAK PROFESIONAL, BAWASLU KOTA SOLOK DIDEMO RATUSAN WARGA
-
BAZNAS KOTA SOLOK DIDEMO MASYARAKAT, HUSNUL QARI: ADA INDIKASI BAZNAS "MAIN MATA" DALAM PENYALURAN BANTUAN
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN