HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI
- Selasa, 17 Februari 2026
Direktur RSUD Mentawai Lepas Dr. Budi Andri Menjadi Kepala Dinas Kesehatan Limapuluh Kota
TUAPEIJAT – Suasana haru menyelimuti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepulauan Mentawai pada Rabu (11/02/2026), saat jajaran pejabat dan staf mengadakan acara perpisahan untuk dr. Budi Andri, MKM. Salah satu putra terbaik di lingkungan kesehatan Mentawai ini resmi berpindah tugas setelah dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota. Prestasi ini diraih dr. Budi setelah berhasil lolos seleksi terbuka untuk posisi strategis tersebut di kampung halamannya.
Direktur RSUD Mentawai, dr. Toni, hadir langsung memimpin prosesi perpisahan yang dihadiri oleh para dokter spesialis, staf fungsional, serta pegawai rumah sakit di KM 9 Tuapeijat. Dalam sambutannya, dr. Toni menyampaikan rasa bangga yang luar biasa atas pencapaian rekan sejawatnya tersebut. Menurutnya, promosi dr. Budi menjadi "orang nomor satu" di Dinas Kesehatan Limapuluh Kota merupakan bukti kualitas sumber daya manusia yang dimiliki oleh RSUD Mentawai selama ini.
Sosok dr. Budi Andri dikenal memiliki rekam jejak yang sangat panjang dan malang melintang di dunia kesehatan Bumi Sekere. Ia mengawali pengabdiannya di Puskesmas Muara Siberut sebelum akhirnya dipercaya menjabat sebagai Kepala Bidang P2PL di Dinas Kesehatan Mentawai. Sebelum pindah tugas, ia menjalankan fungsinya sebagai dokter umum fungsional di RSUD Mentawai, di mana ia dikenal sebagai rekan kerja yang memiliki dedikasi tinggi dan disiplin.
Secara akademis, kapasitas dr. Budi Andri memang tidak diragukan lagi dalam dunia medis dan manajemen kesehatan. Ia merupakan lulusan Sarjana Kedokteran dari Universitas Andalas (Unand) Padang dan kemudian melanjutkan pendidikan Pascasarjana di Universitas Indonesia (UI) dengan meraih gelar Magister Kesehatan Masyarakat (MKM). Kombinasi keahlian klinis dan manajerial inilah yang menjadi modal kuat baginya untuk memimpin instansi kesehatan di tingkat kabupaten.
Pelantikan dr. Budi Andri sebagai Kadis Kesehatan Limapuluh Kota sendiri telah dilaksanakan lebih awal pada 26 Januari 2026 oleh Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang. Perpindahannya ke Payakumbuh tidak hanya sebagai langkah kemajuan karier, tetapi juga menjadi momen "pulang kampung" bagi sang dokter. Hal ini menjadi catatan spesial bagi keluarga besar RSUD Mentawai yang merasa kehilangan sekaligus bersyukur atas kesempatan dr. Budi mengabdi di tanah kelahirannya.
Dalam kesempatan berbincang dengan awak media, dr. Toni menekankan bahwa meskipun terasa berat, pelepasan ini dilakukan dengan penuh dukungan dan doa. Ia berharap dr. Budi dapat mengimplementasikan pengalaman berharganya selama bertugas di wilayah kepulauan untuk memajukan sistem kesehatan di Limapuluh Kota. Tantangan di tempat baru diyakini akan mampu diatasi dengan bekal pengalaman yang sudah matang selama bertahun-tahun di Mentawai.
Para dokter spesialis yang hadir dalam acara pelepasan tersebut juga turut memberikan apresiasi dan ucapan selamat atas jabatan baru yang diemban. Mereka menilai dr. Budi sebagai figur yang mampu menjembatani koordinasi antar tenaga medis dengan baik. Keberhasilannya menduduki posisi Kepala Dinas diharapkan dapat memperkuat sinergi antar lembaga kesehatan di Sumatera Barat, khususnya dalam pertukaran informasi dan penanganan program kesehatan daerah.
Acara perpisahan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang penuh kekeluargaan sebagai simbol pelepasan secara resmi. Slogan "Bravo dr. Budi" menggema sebagai bentuk dukungan moral dari rekan-rekan sejawat di Kepulauan Mentawai. Harapan besar kini tertumpang di pundak dr. Budi Andri untuk dapat mengemban tugas dengan amanah, sukses, dan membawa perubahan positif bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota ke depannya. (*)
Editor : Benk123
Tag :#mentawai
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
TNI AD GELAR KARYA BHAKTI BERSKALA BESAR 2026 DI MENTAWAI, FOKUS PADA INFRASTRUKTUR DAN KESEJAHTERAAN
-
BUPATI RINTO WARDANA SAKSIKAN PENGUKUHAN PENGURUS KONI KEPULAUAN MENTAWAI 2025-2030
-
WAKIL BUPATI JAKOB SAGURUK, SE SAMBUT KEDATANGAN PANGDAM XX TUANKU IMAM BONJOL MAYJEN ARIEF GAJAH MADA DI KANTOR BUPATI MENTAWAI
-
ASRAMA LKSA KAUM SP2 SIPORA JAYA DIRESMIKAN BUPATI DR.RINTO WARDANA
-
PERINGATI HARI KARTINI, POLWAN POLRES KEPULAUAN MENTAWAI UNJUK KEBOLEHAN TAMPIL ANGGUN DENGAN BATIK SAAT APEL PAGI
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG