HOME OLAHRAGA PROVINSI SUMATERA BARAT

  • Sabtu, 25 Desember 2021
Diakhiri Drama Adu Penalti, PSKB Bukittinggi Juara Liga 3 Asprov PSSI Sumbar  2021
Tim PSKB Bukittinggi memboyong Piala Liga 3 Asprov PSSI Sumbar

Padang (Minangsatu) - PSKB Bukittinggi akhirnya menasbihkan diri menjadi Juara Liga 3 Asprov PSSI Sumbar 2021, usai mengalahkan Gasliko Kabupaten Lima Puluh Kota di Stadion Haji Agus Salim,  Jum'at (24/12/2021).

Kemenangan Tim Pandeka Agam Tuo ini harus ditentukan lewat adu penalti yang berkesudahan dengan skor 3-1. Sebelumnya, PSKB dan Gasliko bermain imbang 1-1 sepanjang 120' menit alias bermain dengan ekstra time. Penjaga gawang PSKB Syamsul Arifin tampil sebagai pahlawan usai mementahkan 2 tendangan penalti lawan.

Laga final antara PSKB dan Gasliko sejatinya berlangsung dengan tempo lambat di awal laga. Kedua tim kelihatan sangat hati-hati dalam membangun organisasi permainan

Sebuah percobaan dari gelandang PSKB Erman Saputra Tanjung masih mampu diatasi penjaga gawang Edzward De Namli. Selanjutnya giliran Rahmat Qadri melakukan tembakkan dari luar kotak penalti, namun masih melambung di atas gawang Edzward De Namli.

Gasliko bukannya tanpa tekanan. Menit ke 12', diawali pergerakan Aidil Putra yang memberikan bola kepada M. Fajri. Dengan sedikit drive, M. Fajri melepaskan umpan tarik kepada Afdalul Zikri yang berdiri bebas di dalam kotak penalti PSKB. Tapi sayang, gelandang Gasliko tersebut gagal memanfaatkan umpan tersebut menjadi sebuah gol.

Satu menit berselang, petaka datang bagi PSKB. Gelandang Gasliko Adam Adnan lepas dari kawalan pemain belakang PSKB, akibatnya Rahmat Fauzi terpaksa melakukan professional foul yang berakibat hukuman penalti untuk PSKB. Beni Gusti yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukan penjaga gawang PSKB Mico Ferdiansyah. Skor 1-0 untuk keunggulan Gasliko atas PSKB.

Tiga menit berselang, PSKB mendapatkan peluang melalui free kick Kurnia Ridho. Tapi tendangan full back PSKB ini masih melambung di atas gawang Edzward De Namli. Setelah itu, praktis PSKB kesulitan menembus pertahanan Gasliko. Skor 1-0 untuk keunggulan Gasliko menutup babak pertama.

Memasuki babak kedua, PSKB mencoba mengambil inisatif serangan. Diawali pergerakan Dio Putra, pemain Gasliko terpaksa melanggar gelandang jangkung tersebut. Kurnia Ridho kembali mengambil free kick, namun masih belum bisa menembus jala gawang Gasliko.

Menit 53' Gasliko mencoba melakukan ancaman lewat aksi Aidil Putra. Kapten Gasliko tersebut melepaskan umpan terobosan kepada M. Fajri. Tapi bola lebih dekat ke penjaga gawang PSKB Mico Ferdiansyah. 

Menit 58', giliran Dio Putra mencoba melakukan tembakkan jarak jauh ke gawang Gasliko. Namun sepakannya masih bisa ditepis penjaga gawang Gasliko Edzward De Namli.

Lima menit berselang, kembali PSKB menciptakan peluang emas. Diawali pergerakan Rahmat Fauzi yang menyisir sisi kiri pertahanan Gasliko, winger lincah tersebut melepaskan umpan kepada Wahyu Ramadhan. Berdiri tanpa kawalan, Eks penyerang Pra PON Sumbar ini gagal menciptakan gol setelah sepakannya hanya menghantam tiang gawang.

Tak lama berselang, bermula dari pelanggaran pemain Gasliko di daerah 20 meter gawang, wasit Muhammad Arnando memberikan hadiah tendangan bebas kepada PSKB. Kurnia Ridho kembali menjadi eksekutor. Kali ini, Eks full back Solok FC ini tidak menyia-nyiakan kesempatan. Tendangan kaki kirinya meluncur deras ke pojok kanan gawang Gasliko yang gagal ditepis oleh Edzward. 

Skor 1-1 menjadikan permainan semakin menarik. Baik PSKB maupun Gasliko sama-sama meningkatkan intensitas serangan.Tercatat trio penyerang PSKB Fauzi, Qadri, dan Wahyu beberapa kali membahayakan gawang Gasliko. Namun, tak kunjung juga tercipta gol. Hingga memasuki injury time, Skor 1-1 tetap bertahan dan pertandingan dilanjutkan babak ekstra time.

15 menit pertama, kubu Gasliko melakukan pergantian pemain. Gelandang Afdalul Zikri keluar dan digantikan Rahmat Ihsan. Satu menit berselang, giliran Aidil Putra melakukan percobaan, namun sepakannya masih melambung di atas gawang. 

Menit ke 97', PSKB sempat menciptakan gol lewat tandukan Rahmat Fauzi. Namun asisten wasit Asprianton mengangkat bendera menandakan Fauzi terlebih dahulu sudah berada dalam posisi offside. Skor 1-1 bertahan hingga 2x15 menit.

Memasuki menit 118', seperti meyakini pertandingan akan berlanjut ke babak adu penalti, pelatih PSKB Gusnedi Adang melakukan pergantian pemain dengan memasukkan penjaga gawang Syamsul Arifin mengantikan Mico Ferdiansyah. Syamsul Arifin sepertinya dipersiapkan khusus untuk babak adu penalti.

Benar saja, sebuah keputusan yang cerdas dari Gusnedi Adang. Syamsul Arifin tampil luar biasa pada babak adu tos-tosan ini.

Tiga penendang PSKB berhasil melaksanakan tugas dengan baik, yaitu Rifai Malawat, Yerlan Satria, dan Rahmat Qadri,  sedangkan di kubu Gasliko hanya 1 penendang yang berhasil menjebol gawang PSKB yaitu Rahmat Ihsan. Tiga penendang lainnya, Aidil Putra, Boby Chandra, dan Adam Adnan gagal menaklukkan gawang Syamsul Arifin. Skor 4-2 untuk kemenangan PSKB mengantarkan Pandeka Agam Tuo jadi kampiun Liga 3 Asprov PSSI Sumbar 2021.

Pertandingan final Liga 3 Asprov PSSI Sumbar 2021 diakhiri dengan penutupan oleh Ketua Asprov Indra Datuak Rajo Lelo yang dilanjutkan dengan penyerahan hadiah untuk PSKB dan Gasliko. Selain itu juga diserahkan gelar topskor kepada Jovi Destrois dari Dualipa FC dengan 10 gol. Sedangkan pemain terbaik menjadi milik gelandang Gasliko Afdaluil Zikri.

Walikota Bukittinggi Erman Safar larut dalam suasana euforia kemenangan PSKB.Tak ketinggalan  orang nomor 1 Kota Bukittinggi ini mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat dan barisan suporter Jagad Mania.
"Alhamdulillah, terimakasih banyak untuk seluruh pelatih, pemain, official, dan seluruh pemain PSKB Bukittinggi. Selamat. Kemenangan ini untuk kita semua warga Kota Bukittinggi. Ini juga menjadi kado hari jadi Kota Bukittinggi ke 237 yang jatuh pada 22 Desember lalu," katanya.


Wartawan : Rivo Septian
Editor : boing

Tag :#PSKB Bukittinggi