- Kamis, 30 Juli 2026
Delapan Tim Pastikan Berlaga Di Liga Futsal Nusantara 2026 Sumatra Barat, 3-9 Agustus Di Rafhely Bypass
Padang (Minangsatu) - Kompetisi Liga Futsal Nusantara (LFN) 2026 tingkat Provinsi Sumatra Barat dipastikan kembali bergulir pada 3 hingga 9 Agustus 2026.
Ajang resmi kompetisi futsal di level amatir ini akan berlangsung di Lapangan Rafhely Futsal Bypass, Kota Padang. Sebanyak delapan klub asal Sumatra Barat berpartisipasi pada musim 2026.
Delapan tim yang telah mengonfirmasi keikutsertaannya, yaitu Akademi Riseva Talawi, Pasaman Saiyo, Gemanicks (Pasaman), EKS Fadillah, Fonstrom (Solok), SF Spartacks, Abell FC, dan Vamos Nakhaza.
Ketua Panitia Pelaksana LFN 2026 Sumbar, Vembi Fernando, menyatakan bahwa persiapan teknis dan kepesertaan turnamen telah rampung disiapkan.
"LFN 2026 Sumatra Barat akan terlaksana mulai tanggal 3 sampai 9 Agustus di Rafhely Futsal Bypass. Alhamdulillah sudah ada delapan tim yang menyatakan diri siap berlaga," ujar Vembi Fernando.
Regulasi dan Format Kompetisi Baru FFI
Kompetisi LFN tahun ini menandai berlakunya skema kompetisi baru yang diterapkan Federasi Futsal Indonesia (FFI). Berbeda dengan musim-musim sebelumnya, pemenang LFN tingkat provinsi akan langsung melangkah ke babak nasional tanpa melalui fase regional yang panjang. Babak nasional tersebut rencananya bakal digelar di salah satu dari tiga opsi lokasi, yakni Yogyakarta, Jakarta, atau Jawa Barat.
"Liga Futsal Nusantara 2026 ini memulai fase baru dari FFI. Siapa pun yang menjadi juara di tingkat provinsi akan langsung melangkah ke babak nasional yang ditentukan oleh FFI. Skemanya mirip dengan sistem Liga 4 pada cabang olahraga sepak bola," kata Vembi.
Selain perubahan format melangkah ke tingkat nasional, FFI juga menekankan aspek regenerasi pemain muda. Dalam regulasi musim ini, seluruh tim wajib mendaftarkan pemain dengan ketentuan batasan usia yang ketat. Pemain utama didominasi oleh kelahiran 2004, serta terdapat kuota wajib untuk pemain kelompok umur yang lebih muda.
"FFI tahun ini mencoba membuat sistem yang fokus pada regenerasi pemain muda futsal. Pemain utama yang berlaga adalah kelahiran 2004, dan seluruh tim wajib memiliki minimal enam pemain terdaftar kelahiran 2007 atau kategori U-19," tutur Vembi menambahkan.
Vembi juga menyebutkan bahwa sejumlah tim berpotensi memanfaatkan deretan pemain kelahiran 2009 sebagai langkah persiapan jangka panjang menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
Mekanisme Promosi ke PFL 2 dan Syarat Verifikasi Ketat
Perubahan signifikan lain yang dihadirkan FFI ada pada mekanisme promosi menuju Professional Futsal League 2 (PFL 2). Pemegang gelar juara nasional LFN tidak lagi otomatis meraih tiket promosi langsung, melainkan harus melewati tahapan verifikasi kelayakan klub terlebih dahulu.
Skema struktur kompetisi futsal nasional saat ini terbagi menjadi tiga tingkatan utama, yaitu PFL 1, PFL 2, dan Liga Futsal Nusantara. Sistem verifikasi diberlakukan untuk memastikan kesiapan finansial dan manajerial klub sebelum melangkah ke liga profesional.
"Tim yang menjadi juara LFN di tingkat nasional tidak otomatis promosi ke PFL 2. Mereka akan diberikan kesempatan untuk mengikuti verifikasi PFL 2. Jika hasil verifikasi dinyatakan layak, barulah tim tersebut promosi dan menambah kuota PFL 2 yang rencananya diperluas dari delapan menjadi 10 tim," jelas Vembi.
Proses verifikasi tersebut mencakup lima hingga enam aspek utama, dengan fokus terbesar pada stabilitas keuangan klub. Tim peserta wajib menyerahkan deposit dana serta membuktikan transparansi finansial yang berkelanjutan.
"Salah satu aspek utama dalam verifikasi adalah finansial. Tim yang mengikuti verifikasi harus menyetorkan deposit senilai kurang lebih Rp150 juta dan memiliki kekuatan finansial yang jelas, baik dari pendapatan mandiri, kekuatan pemilik klub, maupun jaminan sponsorship," terangnya.
Kewajiban Berbadan Hukum Lewat Sistem SIAP
Guna meningkatkan profesionalisme tata kelola klub di Sumatra Barat dan seluruh Indonesia, pendaftaran LFN 2026 kini terintegrasi secara digital melalui sistem Sistem Informasi dan Administrasi PSSI/FFI (SIAP). Konsekuensi dari penggunaan sistem ini adalah seluruh klub peserta diwajibkan memiliki status hukum yang sah.
"Saat ini pendaftaran seluruh provinsi di Indonesia sudah wajib menggunakan sistem SIAP. Artinya, seluruh klub yang berlaga di LFN 2026 wajib berbadan hukum secara legal. Kami berharap tim wakil Sumatra Barat nantinya mampu menunjukkan performa terbaik dan lolos hingga tingkat nasional," pungkas Vembi.
Editor : melatisan
Tag :Delapan Tim, Pastikan Berlaga, di Liga Futsal Nusantara 2026, Sumatra Barat, 3-9 Agustus, di Rafhely Bypass
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
LIGA FUTSAL NUSANTARA 2026 JADI AJANG PEMANASAN JELANG PORPROV XVI SUMBAR
-
BRIPDA ANDRE MAULANA RAIH JUARA 2 10K BOM RUN 2026, HARUMKAN NAMA BRIMOB POLDA SUMBAR
-
611 TAEKWODOIN IKUT UJIAN KENAIKAN TINGKAT, MURSALIM: MOMEN MENEMUKAN TALENTA BARU
-
PENGPROV SQUASH INDONESIA SUMBAR 2026-2030 RESMI DILANTIK, BIDIK LOLOS KUALIFIKASI PON
-
WAKILI INDONESIA DI VIETNAM, DIRUT PT SEMEN PADANG LEPAS DUA PESILAT BINAAN PT SEMEN PADANG
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG