- Minggu, 1 November 2020
Cawagub Indra Catri Babarito Sekaligus Meminta Izin Ke Masyarakat Gurun Laweh, Padang Untuk Pilgub Sumbar
Padang (Minangsatu) - Calon Wakil Gubernur Sumbar, Indra Catri, babarito sekaligus meminta izin kepada masyarakat Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang untuk maju dan berjuang memenangkan kontestasi Pilgub Sumbar, Minggu (1/11).
Pada kesempatan tersebut, ia melantunkan pantun yang mengundang tepuk tangan hadirin. “Dari sariek ka Batagak, urang di balai manggaleh kain, kalau ado nan di awak, manga piliah nan lain.”
Pantun Indra Catri itu pun langsung dibalas oleh salah seorang kader Gerindra, Elly Thrisyanti. “Buah cubadak dalam kain, kalau ado nan di awak manga piliah nan lain”, tuturnya.
Lebih lanjut, Indra menjelaskan program Sumbar unggul untuk semua yang dirancangnya bersama Nasrul Abit. “Unggul itu simpel. Jangankan kalah, imbang saja kami tak mau. Unggul partai, unggul calon, dan unggul program. Unggul di bidang pendidikan, infrastruktur, kesehatan, ekonomi, budaya, dan agama,” tambahnya.
Unggul untuk semua berarti menciptakan produk lokal yang bernilai lebih dibandingkan dengan produk lain. Begitu juga dengan sektor lain, seperti sektor pertanian denganmenghasilkan beras unggul. “Kalau kita unggul, kita akan disegani oleh provinsi lain.”
Selaras dengan keinginan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto. Gerindra untuk semua, milik semua. Menciptakan unggul menyeluruh.
Editor : susi
Tag :#CawagubSumbar #IndraCatri #Babarito #GurunLaweh #Padang #PilgubSumbar
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
VERRY MULYADI: DARI PAK PRABOWO SAYA BELAJAR ARTI PERJUANGAN
-
NYATA BANTU RAKYAT, DPW PAN SUMBAR BAGI-BAGI 80 TON BERAS
-
H. ARISAL AZIZ: MENJAGA GENERASI MUDA ADALAH TUGAS KITA BERSAMA
-
ZULHAS INSTRUKSIKAN PAN DEKAT DENGAN RAKYAT, DPW PAN SUMBAR TAMPUNG ASPIRASI ‘OJOL’ DI PADANG
-
AJAK KADER TERUS BANTU RAKYAT, H. ARISAL AZIZ TARGETKAN PAN MENANG PILEG DI SUMBAR
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN