- Selasa, 2 Juli 2019
Berlaku Sejak Januari 2019, Uji Kompetensi Wartawan Harus Berjenjang
Jakarta (Minangsatu) - Setelah memberikan masa transisi selama delapan tahun, mulai 2019 uji kompetensi wartawan (UKW) dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat muda (dasar), madya dan utama.
Pengajar Lembaga Pers Dr Soetomo (LPDS), AA Ariwibowo menegaskan bahwa ujian berjenjang itu dimaksudkan supaya semua wartawan mempunyai semua kemampuan yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan wartawan. "Kita juga ingin semua wartawan itu mulai dari dasar. Karena itu harus mulai dari awal. Mereka harus mulai UKW secara berjenjang, mulai dari level muda," tutur AA Ariwibowo, saat mengampu kelas Pelatihan buat Penguji (Training of Trainers/ToT), Selasa (2/7), di Gedung Dewan Pers, jalan Kebon Sirih, Jakarta.
"Mulai tahun 2019, UKW dilaksanakan berjenjang. Tidak ada pengecualian," tegasnya sambil menyebut bahwa bagi tokoh-tokoh pers yang berumur di atas 50 tahun, sudah bekerja sebagai wartawan selama 25 tahun, berprestasi dan mendedikasikan diri dalam pengembangan dan pendidikan pers bisa diberi sertifikat UKW Utama tanpa ujian.
Mempertegas hal itu, pengajar LPDS yang juga wartawan senior di Kantor Berita Antara, Priyambodo RH mengatakan untuk tokoh pers yang bisa memperoleh level Kompetensi Utama, sejak diberlakukan UKW pada 2010 yang lalu, baru tiga kali. "Biasanya penyerahannya dikaitkan dengan acara Hari Pers Nasional," katanya.
Berkenaan dengan UKW yang berjenjang, Priyambodo mengatakan ada puluhan lembaga uji yang sudah dapat izin untuk menggelar UKW. "Ada 27 lembaga, termasuk LPDS," ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif LPDS, Hendrayana menyebutkan bahwa lembaga yang dipimpinnya sudah menggelar UKW sejak 2010, dan setiap tahun belasan kali institusi itu mengadakan UKW. "Jika ada perusahaan pers, atau pemerintah daerah yang ingin mengadakan UKW, LPDS siap menjadi mitra. Tapi harap beritahu lebih awal, supaya bisa kita jadwalkan," pungkasnya.
Editor : T E
Tag :ToT PKW #LPDS #Dewan Pers
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
TV BERITA “MENYALAHKAN” PLATFORM GLOBAL, TAPI MEMAKAINYA SEENAKNYA
-
HENDRY CH BANGUN: KOMUNIKASI PUBLIK LEMAH, PRABOWO BISA TERSANDERA ISU
-
ANUGERAH JURNALISTIK ADINEGORO 2024 TETAP JALAN, AJAK PERS KAMPUS DAN CITIZEN JOURNALISM IKUT LOMBA
-
PROVINSI SUMBAR BERHASIL TERPILIH SEBAGAI NOMINASI TPID BERKINERJA TERBAIK KAWASAN SUMATERA
-
MENKO POLHUKAM DUKUNG SOSIALISASI PERS BERWAWASAN KEBANGSAAN
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG