- Kamis, 27 Juli 2023
Berkat Electrifying Agriculture, Penggilingan Padi Hemat Puluhan Juta
Padang, ( Minangsatu ) - Program Electrifying Agriculture PT PLN (Persero) terbukti dapat meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Huller Candra, penggilingan padi milik Seprinaldi, yang bertempat di Tabing Padang Utara Sumatera Barat, kembali membuktikannya. Sebulan belakangan, penggilingan padi ini telah beralih dari mesin penggilingan berbahan diesel ke mesin listrik dan mengakui berbagai keuntungannya.
Disampaikan Seprinaldi, ia berminat beralih ke mesin penggilingan padi berbasis listrik setelah melihat contoh dari penggilingan padi yang telah lebih dahulu beralih. Peralihan mesin konvensional ke mesin listrik terbukti dapat memudahkan pekerjaan penggilingan padi dan meningkatkan kapasitas produksi beras.
Kelebihan terbesar dari penggunaan mesin penggilingan listrik, menurut Seprinaldi, adalah dalam penghematan biaya. ‘’Biaya pembelian solar dibandingkan dengan biaya pembayaran listrik itu hampir 1:7, atau lebih hemat hingga 70%. Selain itu, mesin berbahan listrik jarang sekali memerlukan biaya pemeliharaan mesin. Jadi sangat mengurangi biaya operasional. Hemat hingga puluhan juta setiap bulannya,’’ terangnya kemudian.
Baru sebulan menggunakan mesin penggilingan padi listrik, Huller Candra telah hemat hingga puluhan juta dibandingkan dengan pemakaian mesin yang lama. Seprinaldi pun dimudahkan karena tidak perlu repot lagi mencari bahan bakar solar. Huller miliknya juga lebih nyaman, higienes, dan ramah lingkungan, karena bebas dari polusi suara, bebas polusi udara, dan tidak ada lagi pembuangan bekas pembakaran solar.
Seprinaldi melanjutkan, di hullernya, listrik juga berperan mempermudah produktivitas. Karena proses pengeringan padi, pengeringan padi, hingga pengemasan padi, kini dapat dikerjakan sendiri bersama timnya dengan mesin-mesin baru berbasis listrik.
Program Electrifying Agriculture, sampai Seprinaldi lagi, merupakan layanan PLN yang sangat berpihak pada kemajuan para petani. ‘’Terima kasih kepada PLN yang telah memperkenalkan program ini dan memberikan layanan penyambungan baru listrik daya 66.000 VA ke huller kami yang cepat dan mudah. Kini kami dapat dengan leluasa menggunakan listrik dan menggunakan mesin penggilingan padi listrik dengan leluasa,’’ sampai Seprinaldi.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat Eric Rossi Priyo Nugroho mengatakan, PLN siap mendukung dan bersinergi dengan pengusaha untuk menigkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi sektor pertanian melalui program Electrifying Agriculture.
“Electrifying Agriculture merupakan program yang digagas oleh PLN dengan tujuan meningkatkan pelayanan listrik yang lebih mudah dan terjangkau bagi para petani. Sejak 2022 kemarin, tercatat sudah ada 74 pelanggan program Electrifying Agriculture di wilayah PLN UP3 Padang tersebar dan harapannya akan terus bertambah," ungkapnya.
Eric berharap, Electrifying Agriculture dapat semakin masif menyasar petani-petani di seluruh Sumatera Barat sehingga semakin banyak petani produktif dan meraup untung lebih besar lewat efisiensi yang dijanjikan program ini.
PLN ingin bekerjasama dengan banyak petani untuk sektor pertanian yang lebih maju dan ramah lingkungan. ‘’Mari bergabung bersama petani-petani lainnya untuk menggunakan energi listrik yang lebih efisien dan hijau. Untuk usaha Bapak Ibu yang lebih menguntungkan dan untuk Sumbar berlangit lebih biru,” lanjut Eric mengakhiri.
Editor : boing
Tag :#Pln #Bumn #Minangsatu
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
RAYAKAN KEMERDEKAAN RI, PLN BERI KERINGANAN TAMBAH DAYA LISTRIK 50 PERSEN
-
PWI SUMBAR DORONG PENAMBAHAN KAMPUNG BEBAS NARKOBA DI KOTA PADANG
-
BANK NAGARI SALURKAN RP341,89 MILIAR UNTUK SUMBAR DALAM BENTUK DIVIDEN DAN BANTUAN PENDIDIKAN
-
BUSANA NUSANTARA WARNAI HUT KE-81 RI DI SEMEN PADANG, SEMANGAT PERSATUAN DAN KEBANGSAAN MENGUAT
-
PT SEMEN PADANG GELAR UPACARA HUT KE-81 RI, DIRUT TEKANKAN PENGUATAN DAYA SAING
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG