- Kamis, 25 November 2021
Awas Epilepsi, Kenali Gejalanya
Solok (Minangsatu) - Penyakit epilepsi atau lazim disebut ayan, adalah gangguan sistem saraf pusat akibat pola aktivitas listrik otak yang tidak normal.
Demikian disampaikan Ahli Saraf Rumah Sakit Umum Mohammad Natsir (RSMN), dr Yulson, Sp.S saat memberi informasi dan edukasi di ruang tunggu Poliklinik Neurologi RSMN, Kamis (25/11).
Pemberian informasi dan edukasi dengan tema “Faktor Risiko Epilepsi” itu merupakan rangkaian kegiatan unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSMN. Sasarannya adalah para pasien rawat jalan atau masyarakat yang ada di lokasi pada saat acara digelar.
"Kejang berulang merupakan gejala utama epilepsi. Tanda dan gejala dari kejang dapat bervariasi," tukas Yulson.
Di antara beberapa tanda dan gejala penyakit epilepsi yang umumnya terjadi, baik pada bayi, anak atau orang dewasa adalah kebingungan sementara, mata kosong (bengong) menatap satu titik terlalu lama, gerakan menyentak tak terkendali pada tangan dan kaki, menggigit lidah, hilang kesadaran sepenuhnya atau sementara, gemetar (tremor) atau kejang, pada sebagian anggota tubuh (wajah, lengan, kaki) atau keseluruhan.
"Penting bagi penderita epilepsi untuk rutin minum obat. Penyakit epilepsi membutuhkan pengobatan intensif dan waktu yang panjang," ulas Yulson.
Dikatakan, berdasarkan penelitian, penyakit ayan ini 25 persen diantaranya bisa sembuh. Separohnya (50 persen) terkontrol dengan minum obat teratur. Dan 25 persen tidak bisa dikendalikan.
Untuk pengobatannya, tindakan bedah (kemungkinan bedah otak) dapat dilakukan jika obat-obatan tidak efektif dalam mengendalikan kejang-kejang.*
Editor : sc.astra
Tag :#kotasolok, #rsmn
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SEJAK DIBUKA FEBRUARI LALU, JUMLAH PASIEN RAWAT INAP DI RSUD SERAMBI MADINAH MENINGKAT
-
BPOM PADANG GELAR KOORDINASI KEGIATAN KIE DI KOTA SOLOK
-
BPOM SUMATERA BARAT LAKUKAN PEMERIKSAAN MAKANAN DAN MINUMAN DI AREA PASAR PABUKOAN KOTA SOLOK
-
KADIS KESEHATAN ELVI ROSANTI: EMPAT STRATEGI MENURUNKAN AKI,AKB DAN STUNTING DI KOTA SOLOK
-
DIBANTU KEMENKES RI, RSUD MUHAMMAD NATSIR SOLOK TELAH DILENGKAPI CATHETERUZATION LABORATORY
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN