HOME PERISTIWA KABUPATEN TANAH DATAR
- Selasa, 12 Maret 2019
Angin Kencang Landa Tanah Datar; Dua Rumah Ditimpa Pohon Kelapa Tumbang, Seorang Perempuan Meninggal
Batusangkar (Minangsatu) - Angin kencang melanda Kabupaten Tanahdatar beberapa hari terakhir. Akibatnya dua unit rumah ditimpa pohon kelapa tumbang. Satu nyawa melayang karena peristiwa itu.
Kejadian tersebut terjadi di dua lokasi yang berbeda. Korban meninggal terdapat di lokasi Bukik Sanggok, Jorong Pabalutan, Nagari Rambatan, Kecamatan Rambatan, Tanahdatar.
"Korban diketahui bernama, Rosnaldianis (63) suku Simabua, pekerjaan rumah tangga, ia beralamat di Bukik Sangok, Jorong Rambatan, Nagari Rambatan, Kecamatan Rambatan," sebut Kapolres Tanahdatar AKBP Bayuaji Yudha Prajas melalui Kapolsek Rambatan AKP Firdaus, Selasa (12/3) sore.
Dijelaskan, kronologis kejadian berawal pada Senin (11/3) sekira pukul 17.00 wib, angin bertiup sangat kencang, akibatnya sebuah pohon kelapa tumbang dan menimpa korban. Saat itu korban bersama cucunya bernama Bayu (8), yang saat kejadian anak kecil ini sedang mengambil buah seri di belakang rumahnya.
Melihat kondisi itu cucu korban lari menyelamatkan diri sekaligus mencari pertolongan. Sesaat kemudian warga sekitar berdatangan. Korban dievakuasi menuju RSUD Batusangkar, namun sayang nyawa nenek ini tak terselamatkan.
Sementara itu kejadian pohon tumbang juga terjadi di Korong Gagang (Korga) Jorong Lantai Batu, Nagari Baringin, Kecamatan Lima Kaum, Tanahdatar, Selasa (12/3) sore, sekira jam 15.30 wib. "Pohon tumbang ini menimpa rumah," ucap Kapolres melalui Kapolsek Lima Kaum Iptu Aljufrimal.
Beruntung dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. "Namun rumah korban mengalami rusak berat, atap rumah hancur berantakan, dinding rumah bagian belakang hampir roboh," sebut Kapolsek.
Dikatakan, pemilk rumah adalah Wilnita SH (55) Dosen Bung Hatta. Saat kejadian pemilik rumah sednag berada di Padang. "Akibat peristiwa ini, korban diperkirakan mengalami kerugian materil hingga pulihan juta rupiah," terang Aljufrimal.
Ia menambahkan, disebelah rumah tersebut ditempati oleh Yosri Yohanes (45). Atap rumah mereka tersambung menjadi satu. Atap itu roboh semua. Akibatnya iapun mengalami hal yang sama dengan korban Wilnita. "Atap rumah Wilnita dan Yohanes tersambung menjadi satu, atap itu roboh semua, mereka sama sama mengalami kerugian materil," kata Aljufrimal.
Dikatakan, pohon kelapa yang tumbang sudah dibersihkan dan dipindahkan oleh tim BPBD Tanahdatar.
Editor : TE
Tag :angin kencang #Tanah Datar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PERKARA PERDATA ANTARA MULDO DANO ALZAMENDI DENGAN DODI HENDRA BERAKHIR DAMAI
-
DIDUGA ALAMI REM BLONG, TRUK TRAILER BERMUATAN PUPUK HANTAM TRUK CARGO DAN PESEPEDA MOTOR
-
KONDISI WARGA JORONG SUNGAI RAYO MASIH MEMPRIHATINKAN PASCA GALODO
-
FATIMAH, WARGA BATANG ANAI KEHILANGAN SEJUMLAH ANGGOTA KELUARGA DI BANJIR JEMBATAN KEMBAR
-
SATU UNIT RUMAH KAYU MILIK WARGA JORONG PATO, NAGARI BATU BULEK LUDES TERBAKAR, KERUGIAN DITAKSIR RP 100 JUTA
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI
-
MERATAPI SEMEN PADANG FC, MERAYAKAN ANAK-ANAK MINANG DI PANGGUNG NASIONAL
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026