HOME PENDIDIKAN KABUPATEN TANAH DATAR
- Rabu, 25 Juni 2025
Anak Petani Wahyu Ilahi, Tembus ITB Jalur UTBK
Batusangkar (Minangsatu) - Wahyu Ilahi pelajar SMAN 3 Batusangkar diterima di Perguruan Tinggi Negeri Institut Tekhnologi Bandung (ITB) melalui jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), hal ini disampaikan Kepala Sekolah Sumintarto Nurwahyudi, didampingi komite sekolah Iswen, Rabu (25/6) di Batusangkar.
Menurutnya, Wahyu Ilahi berasal dari keluarga kurang mampu, Erman adalah ayahnya, seorang petani dan ibunya Leni Marlina, tidak bekerja hanya sebagai ibu rumah tangga saja, keduanyapun sudah bercerai dan sudah punya kehidupan masing masing.
Ayah Wahyu tinggal dikampung di Padang Laweh, Kecamatan Sungai Tarab sebagi petani. Sementara ibunya tinggal di Pekan Baru bersama suami barunya.
Hidup dalam kesederhaan, tidak membuat membuat Wahyu patah arang, bahkan ia semakin tegar menatap masa depan dan menjadikan kesederhanaan sebagi cambuk untuk menggapai cita-cita, sebut Sumintarto.
Wahyu tingal dan diasuh oleh neneknya disebuah kontrakan di Batusangkar. Nenek Wahyu sudah tua dan sakit sakitan. Untuk bertahan hidup dan sekolah Wahyu mengandalkan bantuan dari saudara mamanya.
Menariknya, kakak Wahyu juga kuliah di ITB Jurusan Sistem Tekhnologi Informasi (STI) melalui jalur prestasi dengan mengandalkan bantuan KIPK. Ia juga alumni SMAN 3 Batusangkar TP 2022/2023.
Kepsek Sumintarto berharap masyarakat Tanahdatar dapat memberi perhatian bagi putra putri Tanahdatar yang berprestasi, untuk dapat menunjang pendidikan Wahyu kelak.
Ditambahkan, selama menempuh pendidkan di SMA 3 Batusangkar, Wahyu berprilaku baik dan sopan. Walau dia termasuk siswa kurang mampu, mudah bergaul dengan siapa saja. Wahyu selalu aktif dalam semua kegiatan disekolah, baik akademik, maupun ekstra kurikuler.
Saat dihubungi media ini,Wahyu Ilahi bercerita, selama SMA, dirinya fokus mengembangkan potensi akademik dan berhasil menjadi Finalis Olimpiade Sains Nasional (OSN) Kebumian Tingkat Nasional tahun 2024 yang diselenggarakan di Jakarta mewakili provinsi Sumatra Barat, juga meraih Juara 1 pra OSN Kebumian Tensai Tingkat Provinsi Sumatera Barat di SMA 10 Padang, Juara 1 pra OSN Kebumian Gesit di SMA 1 Gunung Talang, tingkat provinsi dan Juara 1 berturut turut OSNK Kebumian tahun 2023 serta 2024.
"Selain itu, saya mengikuti kegiatan ekstrakurikuler desain poster dan mengikuti wisuda Tahfiz Al-Qur’an 1 Juz," kata Wahyu.
Meski tidak aktif dalam organisasi sekolah, Ia percaya bahwa fokus dan konsistensi dalam bidang yang diminati akan membentuk seseorang menjadi pribadi yang tangguh dan berkomitmen, tegasnya.
Dukungan pendidikan akan sangat berarti bagi Wahyu, mengingat keterbatasan ekonomi keluarga. "Dengan dukungan tersebut, saya dapat lebih fokus dalam menempuh pendidikan tinggi dan mewujudkan cita-cita saya untuk memberi kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar," katanya. CP Wahyu Ilahi 082286792079.
"Saya percaya bahwa dengan semangat, kerja keras, dan kesempatan, siapa pun bisa mengubah jalan hidupnya menjadi lebih baik," kata Wahyu.
Editor : melatisan
Tag :#Tembus ITB
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
FOKUS PENGUATAN EKOSISTEM, ANIS MUHARNIS AWALI MASA JABATAN DI SMAN 3 BATUSANGKAR DENGAN STRATEGI 30 HARI PERTAMA
-
PLN UP3 PAYAKUMBUH EDUKASI GENERASI MUDA MELALUI PLN MOBILE GOES TO SCHOOL, DORONG KESADARAN BAHAYA LISTRIK SEJAK DINI JELANG IDUL FITRI 1447 H
-
PACU KELULUSAN DI PTN FAVORIT, SMAN 1 BATUSANGKAR LUNCURKAN PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR SUPER UNGGUL
-
PERDALAM ILMU JURNALISTIK, BELASAN SISWI DAN GURU SMAN 2 LINTAU BUO KUNJUNGI PWI TANAH DATAR
-
POLRES TANAH DATAR LAUNCHING BUS SENIN SEKOLAH
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK