HOME PENDIDIKAN PROVINSI SUMATERA BARAT
- Senin, 21 September 2020
AGSI Sumbar Protes Draf Penyederhanaan Kurikulum
Padang (Minangsatu) - Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) Sumbar memprotes draf dengan judul "Sosialisasi Penyederhanaan Kurikulum dan Asesmen Nasional" yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tertanggal 25 Agustus 2020 lalu. Pasalnya, implementasi draf ini secara tidak langsung akan membatasi mata pelajaran sejarah di sekolah.
Etty Kasyanti selaku Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah Sumbar sekaligus Ketua Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) Sumbar kepada Minangsatu, Senin (21/9) menyampaikan bahwa permasalahannya bukan karena para guru sejarah akan kehilangan profesi, tetapi lebih fokus kepada kepentingan anak bangsa. Sejarah disebutkan bukan sebagai pilihan, melainkan suatu keharusan.
"Memang tidak dihilangkan pelajaran sejarah, melainkan berubah menjadi pilihan dan kami tidak menginginkan. Andai ini menjadi pilihan, kita akan berpikir mundur kembali sebab dengan adanya pelajaran sejarah kita menjemput masa lalu untuk dihadapkan pada masa sekarang. Supaya kita tidak mengalami kegagalan-kegagalan pada masa lalu", ujarnya.
Pembelajaran tentang kepahlawanan, semangat patriotisme, perjuangan dalam memerdekakan negeri yang tidak segampang membalikkan telapak tangan harus diterangkan kepada para siswa agar mencintai bangsanya dan menciptakan nasionalisme. Lebih dari itu, guru sejarah juga ditantang untuk memberikan model pembelajaran yang menarik agar tidak terasa membosankan bagi siswa-siswi.
"Kami seluruh guru-guru sejarah di Sumatera Barat memprotes tentang draf ini dan kami sangat berharap tuntutan dan permohonan kami didengar oleh para pengambil keputusan. Karena anak-anak kita tidak hanya butuh pelajaran-pelajaran eksakta, mereka juga butuh nilai-nilai humanisme."
Editor : sc.astra
Tag :#AGSISumbar #PenyederhanaanKurikulum
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
HARDIKNAS 2026, GUBERNUR MAHYELDI TEGASKAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN HARUS MEMULIAKAN DAN BEBAS DARI KEKERASAN
-
GUBERNUR MAHYELDI BUKA PELATIHAN PENYUSUNAN RENCANA KONTINGENSI BENCANA DI SUMBAR
-
PEMPROV SUMBAR PERKUAT IMPLEMENTASI PROGRAM STRATEGIS DAERAH LEWAT KERJA SAMA DENGAN TMII DAN PERGURUAN TINGGI
-
PEMPROV SUMBAR PERKUAT IMPLEMENTASI PROGRAM STRATEGIS DAERAH LEWAT KERJA SAMA DENGAN TMII DAN PERGURUAN TINGGI
-
GUBERNUR MAHYELDI DAMPINGI WAMENDIKDASMEN RESMIKAN REVITALISASI SEKOLAH DI PADANG
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG
-
MEMPERCEPAT PEMULIAAN UNTUK MASA DEPAN KOPI SUMATERA BARAT YANG BERKELANJUTAN
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN