HOME BIROKRASI KOTA PAYAKUMBUH
- Selasa, 4 Agustus 2020
Warga Payakumbuh Mulai Lengah Terhadap Pandemi Covid-19, Wako Riza Falepi Prihatin
Payakumbuh (Minangsatu) - Kasus positif virus corona (Covid-19) di Kota Payakumbuh memang sudah mulai menurun, bahkan sejak kasus terakhir sudah tidak ada lagi penambahan warga Kota Randang terpapar Covid-19.
Namun, disaat suasana masih berada pada masa pandemi, masyarakat malah mulai lengah dan ada yang benar-benar tidak menerapkan protokol kesehatan.
Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang juga merupakan Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, mengaku prihatin, menyaksikan warga kota yang mulai lengah dengan protokol kesehatan dimaksud, di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, walikota mengajak seluruh unsur gugus tugas, jangan pernah berhenti melakukan edukasi dan sosialisasi terhadap masyarakat terkait Covid-19.
Dikatakan walikota, data Covid-19 di Sumatera Barat cenderung memburuk bahkan ada yang membentuk cluster baru di tempat kerja pemerintahan. Walikota tidak menginginkan, di antara warga kota yang terserang Covid-19. Apalagi sampai meninggal dunia.
"Jangan ada tangis warga akibat terpapar Covid-19 di Payakumbuh," tegas walikota.
Dikatakan, berdasarkan data gugus tugas provinsi, kasus tertinggi terjadi 31 Juli 2020, dengan 41 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Mayoritas, adalah pegawai pemerintah dan tenaga kesehatan. Senin kemarin, masih tercatat 15 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Total positif di Sumbar sudah mencatat 972 orang, sembuh 770 orang, meninggal 34 orang dan masih menjalani isolasi mandiri 168 orang.
Terkait dengan kasus dimaksud, Gubernur Irwan Prayitno dan Walikota Riza Falepi, sama-sama sudah mengeluarkan surat edaran, agar semua ASN, karyawan BUMN/BUMD dan anggota TNI/Polri, setiap melakukan perjalanan keluar Sumatera Barat, wajib menjalani test SWAB.
Test SWAB secara gratis itu, wajib dilakukan, dalam rangka melindungi diri sendiri, keluarga, rekan sekerja dan masyarakat. Bagi yang melakukan perjalanan udara, SWAB dapat dilakukan di Bandara Internasional Minangkabau. Sedangkan, bagi yang berpergian melalui jalan darat dan laut, SWAB dilakukan di rumah sakit rujukan yang sudah ditetapkan pemerintah.
"Berdasarkan data Covid-19 Sumatera Barat, bukti nyata, wabah virus corona belum berakhir. Lakukanlah aktifitas kehidupan di era new normal secara disiplin. Terapkan protokol kesehatan, berupa menjaga jarak, pakai masker, selalu mencuci tangan pakai sabun serta hindari kerumunan," ajak walikota.
Walikota Riza meminta Sekdako Rida Ananda memerintahkan seluruh pimpinan perangkat daerah, untuk ikut berperan aktif melakukan edukasi terkait Covid-19.
"Tempat-tempat pelayanan publik, harus diawasi secara ketat dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Payakumbuh," sebut walikota Riza.
"Begitu juga di tempat keramaian lainnya, seperti pusat perbelanjaan di Pasar Ibuah, pasar bertingkat, pasar modern, supermarket dan di objek wisata, juga harus diperketat pemakaian protokol kesehatan Covid-19 ini", tambahnya.
Editor : sc.astra
Tag :#Payakumbuh #Covid19 #WargaLengah #Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO PAYAKUMBUH BONGKAR 20 BANGUNAN MELANGGAR
-
PAYAKUMBUH DINOBATKAN SEBAGAI PENYERAH PIUTANG TERBAIK 2026
-
BANTUAN PRESIDEN PRABOWO DISALURKAN KEPADA 30 WARGA PAYAKUMBUH
-
168 WARGA BINAAN LAPAS PAYAKUMBUH TERIMA REMISI, 4 ORANG BEBAS
-
UPACARA PERINGATAN HUT RI KE-81 BERLANGSUNG KHIDMAT DI PAYAKUMBUH
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG