HOME SOSIAL BUDAYA KOTA SOLOK
- Sabtu, 12 November 2022
Wako Solok : Kompetensi Memudahkan ASN Menjalankan Tugas Secara Profesional, Efektif Dan Efisien
Baso (Minangsatu) – Wali Kota Solok Zul Elfian Umar mengatakan Kompetensi merupakan kemampuan dan karateristik yang dimiliki oleh seorang ASN. Mulai dari pengetahuan, keterampilan dan sikap perilaku yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas jabatannya.
"Kompetensi akan memudahkan ASN dalam menjalankan tugas secara profesional, efektif dan efisien," ujarnya sebagai pemateri dalam Forum Group Discussion (FGD) Arah Kompetensi Pemerintahan.
FGD diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten/kota, serta Kepala BKPSDM se-Sumatra Barat, Jumat (11/11/22) di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Regional Bukittinggi, Baso Kabupaten Agam.
Selanjutnya Wali Kota Zul Elfian mengakui Berdasarkan UU nomor 23 tahun 2014, Persyaratan untuk menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi, Administrator dan Pengawas mesti memiliki Kompetensi Teknis, Kompetensi Manajerial, Kompetensi Sosial kultural, Kompetensi Pemerintahan. Persyaratan Pengembangan Karir PNS (UU No. 5 Tahun 2014 dan PP 11 Tahun 2017) adalah Kompetensi Teknis, Kompetensi Manajerial dan Kompetensi Sosial kultural.
Untuk itu katanya kompetensi pemerintahan sangat penting dalam menjamin sinergitas penyelenggaraan pemerintahan agar berjalan sesuai dengan kebijakan nasional. Selain itu, juga sebagai pedoman bagi daerah untuk penyelenggaraan urusan pemerintahan yang diserahkan ke pemerintah daerah.
Komponen-komponen dalam kompetensi Pemerintahan yakni Kebijakan Desentralisasi, Hubungan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemerintah Umum, Pengelolaan Keuangan Daerah. Kemudian Urusan Pemerintah yang menjadi Kewenangan Daerah, Hubungan Pemerintah Daerah dengan DPRD, dan Etika Pemerintahan.
Ketujuh komponen dalam Kompetensi Pemerintahan sangat berkaitan erat dengan kelancaran pencapaian Visi dan Misi Kepala Daerah. Penguasaan kompetensi pemerintahan sangat penting dalam menjalankan program pembangunan dan mencarikan solusi terhadap persoalan di masing-masing daerah.
Menurutnya salah satu tantangan yang menjadi kendala di daerah dalam penerapan Kompetensi Pemerintahan yakni kemampuan keuangan daerah untuk melakukan pengembangan kompetensi pemerintahan ASN. Daerah masih terkendala anggaran untuk biaya pendidikan dan pelatihan. Akan tetapi masih bisa disiasati dengan pola lainnya.
“Ada bentuk pengembangan kompetensi selain pendidikan dan pelatihan. Mulai dari pembimbingan, pendampingan, pemagangan, konsultasi dan konseling, seminar dan lokakarya. Kemudian bisa dengan jalur kursus, penataran, pembelajaran elektronik dan jarak jauh, pembekalan/orientasi tugas, pendalaman tugas dan pengembangan kompetensi lainnya,” katanya mengakhiri.(*)
Editor : Benk123
Tag :#kota solok
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BARISAN PAAWAI PERINGATAN HUT KE 81 RI DI KOTA SOLOK SEDOT PERHATIAN RIBUAN MASYARAKAT
-
DIBUKA WALIKOTA SOLOK, PEMILIHAN KETUA KAN LUBUK SIKARAH DIAWALI DENGAN MUSYAWARAH NAGARI
-
PAKAI BATIK KHAS DAERAH, INI KOMITMEN WALI KOTA SOLOK DI MALAM GALA DINNER APEKSI 2026 MEDAN
-
DARI HATI UNTUK SESAMA, SRIKANDI PLN DAN YBM PLN UP3 SOLOK HADIR MENGUATKAN KELUARGA BAYI PEJUANG HIDROSEFALUS
-
SRIKANDI PLN UP3 SOLOK BERIKAN AKSI NYATA, HADIRKAN SENYUM DAN HARAPAN BARU BAGI IBU-IBU TANGGUH