HOME SOSIAL BUDAYA KOTA SOLOK
- Kamis, 1 September 2022
Wakil Wali Kota Solok : Persaingan UMKM Kini Semakin Ketat
Solok (Minangsatu) - Wakil Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra mengakui persaingan UMKM kini semakin ketat, hal itu karena terbukanya pasar di dalam negeri dan pasar global.
Untuk itu pembinaan dan pengembangan UMKM harus secara berkala dilaksanakan agar UMKM dapat meningkatkan kemandirian mereka. Dengan kemandirian yang semakin meningkat diharapkan berimbas pula pada pendapatan masyarakat, membuka kesempatan kerja, dan memakmurkan masyarakat secara keseluruhan.
Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota Ramadhani ketika membuka Sosialisasi Perizinan Legalitas Produk di Aula Mami Hotel Solok, Kamis (01/09/22).
Kegiatan satu hari itu diikuti oleh 30 orang peserta yang berasal dari berbagai pelaku usaha yang ada di Kota Solok dengan narasumber dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumatera Barat.
Selanjutnya Ramadhani mengatakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan penopang ekonomi masyarakat. Selain itu UMKM juga bertindak sebagai sektor ekonomi nasional yang sangat strategis dalam pembangunan ekonomi kerakyatan.
"Dalam perkembangannya, sektor ini justru menghadapi banyak masalah yang sampai saat ini belum mendapat perhatian serius untuk mengatasinya. Usaha kecil dan menengah (UKM) perlu mendapat perlindungan khusus dalam menghadapi pasar bebas. Perlindungan yang diharapkan adalah dalam bentuk, antara lain, aspek legalitas produk, penguatan kapasitas sumber daya manusia, modal, pelatihan, promosi, dan iklim usaha yang kondusif," ujarnya.
Untuk itu lanjut Wakil Wali Kota Legalitas usaha sendiri merupakan standarisasi yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha. Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dituntut harus memenuhi syarat tersebut guna dapat bersaing di era pasar bebas.
Tuntutan itu yang menjadi masalah karena tidak sedikit pelaku usaha tidak memiliki legalitas usaha. Berbagai kendala yang didapat seperti tidak adanya dana untuk mengurus legalitas, sulitnya surat menyurat, kurangnya pengetahuan dan lain sebagainya.
Ia berharap melalui kegiatan ini akan tumbuh kepekaan dan terbangun kerangka berfikir terhadap pentingnya legalitas usaha bagi UMKM agar dapat bersaing di pasar bebas.
"Peserta sosialisasi dapat bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan ini sehingga memperoleh informasi dan pengetahuan terkait pentingnya izin dan legalitas produk pelaku usaha bagi kenyamanan konsumen," tukuknya mengakiri.(*)
Editor : Benk123
Tag :#kota solok
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DPK KOTA SOLOK MUSNAHKAN ARSIP MILIK KECAMATAN TANJUNG HARAPAN
-
KOTA SOLOK KIRIM 58 ORANG PESERTA KE MTQN KE 41 TINGKAT SUMBAR DI BUKITTINGI
-
DESIANA RAHMI YULPISA, KADER BKB TANAH GARAM KOTA SOLOK RAIH PENGHARGAAN TERBAIK TAMASYA TINGKAT NASIONAL
-
WALIKOTA SOLOK RAMADHANI KIRANA PUTRA PIMPIN GOTONG ROYONG MASSAL DI KAWASAN TERDAMPAK BANJIR DI GAWAN
-
ANGGOTA DPR RI ANDRE ROSIADE SALURKAN BANTUAN BENCANA DI KOTA SOLOK
-
PASAN BURUANG DAN ALAM YANG LUKA: RENUNGAN EKOKRITIK DI TENGAH BENCANA SUMATERA
-
MAHASISWA KKN KEBENCANAAN UNIVERSITAS ANDALAS LAKUKAN PENDATAAN DAMPAK BANJIR DI KAPALO KOTO, PADANG
-
SEDIKIT KEGEMBIRAAN DI TENGAH KECEMASAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
MAHASISWA KKN UNIVERSITAS ANDALAS TOBOH GADANG DORONG PERTANIAN BERKELANJUTAN MELALUI PROGRAM RAMAH LINGKUNGAN
-
MAHASISWA KKN UNAND MENGAJAR DI DUA TK TOBOH GADANG, KENALKAN RAGAM HIAS MINANGKABAU DAN JEPANG