HOME AGAMA KABUPATEN TANAH DATAR

  • Minggu, 3 Maret 2019

UAS Diberi Gelar Buya Oleh Bupati Irdinansyah Tarmizi

UAS saat berceramah di Lapanganj Cindue Mato Batusangkar
UAS saat berceramah di Lapanganj Cindue Mato Batusangkar

Batusangkar (Minangsatu) – Sebelum di Bukittinggi, Minggu pagi, Ustadz Abdul Somad (UAS) berceramah di Lapangan Cindue Mato, Batu Sangkar, Sabtu malam (2/3).

Teriakan Allahu Akbar, menggema dari ribuan mulut masyarakat, begitu Ustad kondang ini memasuki lokasi tabligh akbar. Semua berdesakan untuk dapat bersalaman, maupun sekadar berfoto. Tak terkecuali pejabat teras Luhak Nan Tuo. Semua berebut mendekati UAS, namun terhalang rapatnya barisang petugas keamanan.

Di Batusangkar, UAS diberi gelar buya oleh Bupati Tanah datar Irdinansyah Termizi. "Gelar Buya tidak sembarang orang yang bisa mendapatkannya. Orang terpilih dan punya Ilmu keislaman yang tinggi untuk bisa mendapatkannya," kata Bupati Irdinansyah Tarmizi saat memberikan sambutan sebelum UAS memberikan ceramahnya dihadapan ribuan masyarakat Tanahdatar, Sabtu malam.

Kata Bupati didepan masyarakat, UAS sudah sangat pantas menerima dan menyandang gelar Buya, sebab ia telah menguasai agama Islam dengan baik dan benar. "Apa yang disampaikan oleh UAS dalam ceramah agmanya, dapat dengan mudah dipahami oleh semua umat Islam," kata Irdinansyah lagi.

Sementara itu dalam menyikapi pemberian gelar Buya ini UAS mengatakan, terus terang gelar Buya ini akan membebani dirinya, sebab gelar Buya adalar gelar terhormat bagi seorang umat Islam, khususnya Sumayera Barat. Ia mencontohkan Buya Hamka, adalah tokoh Islam asal Sumatera Barat.

"Buya Hamka pemuka agama asal Sumatera Barat, terima kasih telah memberi gelar Buya pada saya, saya akan terus berjuang dalam menegakan agama Islam," kata UAS.

Dalam ceramahnya, UAS menekankan pentingnya menjaga tali silahturahim antar sesama umat manusia. Terlebih saat tahun pokitik sekarang. "Pilihan dan pandangan boleh berbeda, namun mari tetap jaga persatuan dan keutuhan NKRI, jaga silaturahim dan talu persaidaraan," kata UAS.

Dikatakan, Pemilu cuma sesat, usai tanggal 17 April 2019, semua akan berlalu dengan sendirinya, seperti air mengalir.

Ia juga berpesan, pilihlah pemimpin yang bisa memperjuangkan syariat Islam dan yang bisa menegakan marwah agama Islam di bumi Indonesia.


Wartawan : Zulhafni
Editor : TE

Tag :UAS #Batusangkar

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com