- Rabu, 25 Februari 2026
Tak Ada Cek VAR, Dejan Antonic; Ini Sirkus Atau Sepakbola
Bandar Lampung (Minangsatu) - Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic meluapkan kekecewaanya atas hasil buruk timnya di Bandar Lampung, Selasa(23/02/2026).
Kalah 0-4 dari Bhayangkara, pelatih asal Serbia mengeluarkan pernyataan satir. Dejan menyebut laga malam itu seperti sirkus dalam sepakbola.
“Kita kalah hari ini dan saya tidak mau terlalu banyak bicara karena saya masih emosi. Tapi saya bisa lihat pertandingan cukup lucu," kata Dejan saat post match conference Bhayangkara FC versus Semen Padang FC.
"Dua penalti langsung, kartu merah, VAR tidak jalan. Saya tidak tahu ini sirkus atau sepak bola,” ujar Dejan sinis.
Pertandingan yang diselenggarakan di Stadion Sumpah Pemuda ,Bandar Lampung ini berlangsung dengan tensi tinggi dan diwarnai sejumlah keputusan krusial wasit. Dua hadiah penalti dan satu kartu merah menjadi sorotan dalam laga tersebut.
Semen Padang FC harus mengakui keunggulan tuan rumah setelah tertinggal dalam pertandingan yang diwarnai kontroversi tersebut. Sejumlah keputusan wasit, termasuk dua penalti untuk Bhayangkara FC, mempengaruhi jalannya pertandingan.
Meski demikian, Dejan tetap menyampaikan ucapan selamat kepada Bhayangkara FC atas kemenangan tersebut.
“Sekali lagi Bhayangkara menang, selamat. Ini pelajaran untuk Semen Padang,” tambahnya.
Hasil ini menjadi evaluasi bagi Semen Padang FC untuk menatap pertandingan selanjutnya, sementara Bhayangkara FC mengamankan poin penuh dari laga tersebut.
Editor : Benk123
Tag :#semenpadanFC
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
LULUH LANTAK DI BANDAR LAMPUNG, LAMPU ALARM BAGI KABAU SIRAH
-
DEJAN ANTONIC KEHILANGAN 3 PILAR SAAT TANDANG KE BHAYANGKARA
-
DRAMA LAGI DI AGUS SALIM, GOL MAICON GAGALKAN KEMENANGAN MALUT
-
DUA PENYERANG MALUT UNITED AJUKAN NATURALISASI, CIRO ALVES SUDAH KONSULTASI KE KEMENKUMHAM MALUT
-
KLUB YANG DILATIH BOBBY SATRIA JUARA LIGA 4 RIAU
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN