HOME BIROKRASI PROVINSI SUMATERA BARAT
- Kamis, 22 Agustus 2019
September, Keramba Danau Maninjau Akan Diangkat
Maninjau (Minangsatu) - Demi menyelamatkan kelangsungan hidup ekosistem Danau Maninjau, September mendatang Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kabupaten Agam bersama unsur terkait berencana akan melaksanakan pengangkatan keramba-keramba yang ada di Maninjau.
Keputusan tersebut diperoleh usai Rapat Koordinasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten Agam, TNI (wakil dari Dandrem 032 Wirabraja dan Dandim 304 Agam) dan instansi vertikal seperti P3E Sumatera, BWS 5, BPDAS Agam Kuantan, BKSDA serta Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di ruang rapat kantor Gubernur Sumbar, Kamis (22/8/2019).
Sebagaimana yang dikutip dari rilis Biro Humas Setda Provinsi Sumatera Barat, Wakil Gubernur Nasrul Abit mengatakan prosesi pengangkatan keramba tersebut menyesuaikan dengan anggaran yang ada."Jumlah yang diangkat tentunya menyesuaikan dengan anggaran yang sudah disediakan oleh Pemkab Agam yakni 500 juta rupiah, dan untuk pelaksanaannya akan dibantu oleh TNI" terangnya.
Dengan anggaran yang tersedia tersebut, Wagub menjelaskan keramba yang dimiliki oleh pengusaha besar akan lebih diprioritaskan untuk diangkat terlebih dahulu, dan keramba milik perorangan belakangan.
Penataan keramba juga akan dilakukan dengan mekanisme perizinan baik izin lingkungan maupun izin keramba. Pemerintah Agam sudah menyiapkan piranti hukum berupa peraturan Bupati.
Untuk itu masyarakat akan didorong untuk melakukan pengurusan izin sehingga akan jelas jumlah keramba yang dizinkan, lokasi penempatannya serta tanggung jawab petani dalam mewujudkan keramba ramah lingkungan.
Dengan pembatasan jumlah keramba sebanyak 6000 sesuai daya dukung dan daya tampung Danau, maka alternafif mata pencaharian juga harus dipersiapkan."Saat ini pemprov dengan Pemkab Agam sedang mencarikan alternatif mata pencaharian yang lain bagi pemilik keramba perorangan. Hal tersebut akan kita sampaikan ke pusat. Pada saat rapat LIPI siap membantu dengan melakukan pelatihan-pelatihan untuk sektor ekonomi lain, tinggal kita maunya disektor apa" terangnya.
Sebelumnya, Pemprov bersama Pemkab Agam dan LIPI juga sudah membahas hal yang sama pada Selasa (8/4/2019) di Kantor Bupati Agam.
Saat ini jumlah keramba yang ada di Danau Maninjau diperkirakan berjumlah 17.000. Pengurangan keramba menjadi 6000 sudah memperhitungkan keberlangsungan petani keramba skala kecil/perorangan sehingga seyogyanya masyarakat tidak perlu resah.
Editor : melatisan
Tag :#danau maninjau
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SUMBAR RAYAKAN SEMANGAT BARU: KETUM PWI PUSAT LANTIK PENGURUS SUMBAR, WIDYA NAVIES PIMPIN ERA SOLIDARITAS
-
GUBERNUR MAHYELDI DORONG OPD MILIKI UNIT PENGADUAN MANDIRI DENGAN PENDAMPINGAN OMBUDSMAN RI
-
RAKOR BERSAMA MENDAGRI, GUBERNUR SUMBAR SAMPAIKAN TOTAL KERUGIAN PASCABENCANA BERBASIS DATA TERINTEGRASI
-
GUBERNUR MAHYELDI: INFRASTRUKTUR DAN AIR BERSIH HARUS DIKEBUT UNTUK WARGA TERDAMPAK BENCANA
-
GUBERNUR MAHYELDI : AWALI KERJA 2026 DENGAN NIAT TULUS MEMBANTU MASYARAKAT PASCABENCANA
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN
-
TABUAH: INGATAN SILUNGKANG
-
PELANTIKAN PWI & IKWI SUMBAR: LANGKAH MAJU, HARAPAN BARU, SEJARAH BARU
-
MAHASISWA KKN UNAND 2026 GELAR PENYULUHAN DAN PRAKTIK PEMBUATAN UMMB SEBAGAI SUPLEMENT TERNAK RUMINANSIA DI NAGARI LABUH, KECAMATAN LIMA KAUM, TANAH DATAR